Rumah Tanpa Tanggal Lahir
Aku tinggal di ruang
yang tak pernah tahu kapan dibangun—
seperti pertanyaan
yang tidak dilahirkan oleh mulut,
tapi tumbuh dari diam.
Dindingnya tidak putih,
hanya kenangan yang kehilangan warna.
Setiap retaknya
adalah napas yang menua
tanpa pernah disapa cahaya.
Cermin di sudut tak memantulkan siapa-siapa,
hanya keraguan
yang menyamar jadi wajah.
Dan malam…
malam tidak pernah benar-benar pergi.
Ponorogo, Juni 2025
Tertinggal di Meja
Di atas meja itu,
ada selembar kertas
dengan namaku
ditulis oleh tangan yang tidak kukenal.
Mungkin itu aku,
mungkin hanya sisa panggilan
yang pernah dipakai
untuk mengisi absensi hidup.
Kertasnya sedikit lembap,
seperti habis menahan air mata
yang tak jadi jatuh.
Dan aku menatapnya
seperti seseorang menatap nisan
yang belum ia doakan.
Ponorogo, Juni 2025
Tak Pernah Sampai ke Kepala
Lampu menyala—
tapi gelap tak pergi.
Sebab gelap itu bukan di kamar,
melainkan di dalam pelipis,
di antara ingatan
yang saling mencakar.
Kadang aku merasa:
ada pintu di belakang tengkukku,
dan seseorang mengetuknya—
bukan untuk masuk,
melainkan untuk mengingatkanku
bahwa aku belum benar-benar pulang.
Ponorogo, Juni 2025
Menyimpan Kekalahan
Aku duduk
tapi tidak benar-benar di sana.
Pikiranku mengendap di dinding,
menyimak sisa suara
yang tak pernah ditanyakan ulang.
Bayangku menatapku
seperti seseorang yang tahu
aku sedang memalsukan hidup.
Dan pertanyaan itu datang:
apakah semua ini
adalah bagian dari mimpi orang lain
yang kebetulan kususupi?
Ponorogo, Juni 2025
Siapa Aku
Kukaburkan namaku
di embun kaca kamar ini—
bukan karena ingin hilang,
tapi karena takut
kalau-kalau aku masih tertinggal di situ.
Cermin ini terlalu jujur.
Ia tak mencintai wajah,
hanya mengulang bentuk
tanpa menimbang luka.
Malam ini, aku menatap mata sendiri
dan tak menemukan siapa-siapa.
Mungkin aku sudah pergi,
dan yang tertinggal hanyalah tubuh
yang tidak tahu caranya
menjadi manusia.
Ponorogo, Juni 2025
BIODATA
S. Sigit Prasojo, lahir di Ponorogo. Karyanya telah dipublikasikan di berbagai media erakini.id, jernih.co, potretonline.com dan forum literasi. Ia telah meraih banyak kejuaraan kepenulisan tingkat nasional. Ia juga aktif di komunitas Partey Penulis Puisi.













