Sastra
-
Pohon Rambutan di Belakang Rumah
“KAU memang bangsat! Begini caramu membalas seluruh kebaikanku, heh? Aku sudah membesarkanmu dengan tanganku sendiri, dengan keringatku sendiri. Sudah kurawat…
Selengkapnya » -
PUISI-PUISI HURUL AINI AZ-ZAHRA
HUJAN UNTUK PUTIH BIRU Tangisan sendu pagi hari itu Di saat purnama terlena mimpi Di saat matahari menemani embun Tiba-tiba…
Selengkapnya » -
Bagaimana Cara Mencintaimu Tanpa Kasihan?
CLARA akhirnya memutuskan menikahi pria Prancis itu setelah untuk sekian kalinya melawan perasaannya sendiri atas pertentangan-pertentangan kata hati, bias informasi,…
Selengkapnya » -
Memaknai Sajak Terakhir Subagio Sastrowardoyo “Janji”: Tubuh Perempuan Dan Mitos Kekuasaan
Esai: Muhammad Solihin Oken SAJAK-sajak penyair Subagio Sastrawardoyo dikenal memiliki kekayaan bentuk dan tema. Selain itu, unsur yang paling urgen…
Selengkapnya » -
TK Al Hidayah 2: Keliling Dunia dari Sebuah Panggung Seni
DI TENGAH dunia yang semakin terhubung oleh teknologi, manusia justru menghadapi paradoks yang menarik. Kita dapat melihat berbagai budaya dari…
Selengkapnya » -
Puisi-Puisi Leenda Madya
Juriat Dari Rahim Aksara Dulu, kulukis garis waktu pada batin yang lengang, tentang kepak sayap-sayap mungil yang belajar bertualang, hingga…
Selengkapnya » -
Ketika Kosmetik Verbal Membius Nalar Publik
“Bahasa politik dirancang untuk membuat kebohongan terdengar jujur dan pembunuhan menjadi terhormat, serta untuk memberikan kesan seolah-olah angin kosong memiliki…
Selengkapnya » -
Bukan Dia, Romeomu
UJUNG kota metropolitan bercadar malam dengan untaian warna-warni lampu jalanan. Seorang gadis dengan umur 21, berkaos putih dengan rambut hitam lurus…
Selengkapnya » -
Puisi-Puisi Irzi
SUMMA CUM LAUDE I Lima tahun. Jari kecil menekan C mayor di Jakarta. Gema kayu. Bau politur. Cahaya tropis di…
Selengkapnya »









