Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Cerpen

  • Set Terakhir Rendra

    RENDRA selalu mengatakan bahwa alasan ia menyukai padel sangat sederhana, yakni olahraga itu mengajarinya bahwa tidak semua bola harus dipukul…

  • Pukul 00.00

    BILA engkau menanti jawaban, bersabarlah sampai pukul 00.00 tiba. Rasakan detak kerinduan yang berdebar. Barangkali saat itu engkau hanya ditemani sunyi…

  • TARIAN SUNYI

    /1/ Banjir belum juga surut. Rapikah mengangkat koper-kopernya ke tempat yang lebih tinggi. Berjaga-jaga jika air kiriman dari hulu datang…

  • TAKDIR

    SYARIF menceburkan dirinya pelan-pelan ke sungai selebar tiga meter yang lebih mirip selokan besar itu, ketika angin malam berhembus lebih kencang…

  • PERAHU YANG TIDAK PERNAH DIBUAT

    AKU tidak pernah menceritakan kepada siapa pun bagaimana perahu itu bermula. Orang-orang hanya mengenal akhirnya. Mereka datang dari tempat-tempat jauh,…

  • PUTIT

    ENTAH fenomena apa yang terjadi akhir-akhir ini. Nyaris setiap anak di semua rumah menonton gadget. Semua permainan yang dahulu dilakukan…

  • AKU TIDAK PERNAH MENGEJAR TIMUN MAS

    AKU tidak pernah mengejar Timun Mas. Yang kulakukan hanyalah berjalan. Barangkali manusia memang tidak pernah benar-benar tahu perbedaan antara seseorang…

  • Menulis Mantra

    MATA pelajaran Seni Budaya yang dipandu oleh Bu Rita, guru paling ramah di SMP Pikir Abadi, dimulai dengan sebait pernyataan…

  • SEDUHAN ELEGI KEJAYAAN

    “Kopi jatuh ke dalam perutmu, dan seketika itu pula kekacauan umum terjadi. Gagasan-gagasan mulai bergerak bagaikan batalion-batalion besar tentara di…

  • SELENDANG YANG SENGAJA KUTINGGALKAN

    KALIMAT PERTAMA yang kalian dengar tentang aku adalah kebohongan. Mereka berkata aku kehilangan selendang. Mereka menulis namaku dalam cerita-cerita yang…

Back to top button

Konten dilindungi!