Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Puisi

  • Sastra

    Puisi-Puisi Indra Maulana

    Kencan Pertama keriuhan pusat perbelanjaan menjadi arena kencan pertama bau tubuhmu masih segar dalam ingatan membawa tubuhku pada satu kehangatan…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Sunardi KS

    Kebo Anabrang yang Tertikam Apakah ada hikayat menularkan muslihat. Apakah ada dongeng dibonceng. Apakah ada sejarah salah arah. Memang hanya…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Mimi Marvill

    DEBU DI CELAH JARI Aku lapar, Tuhan Tak tahu dengan apa hendak mengganjal perut ini Setelah ribuan hari menggiling jutaan…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Din Saja

    Tidak Setiap Sunyi Kesepian Sunyi batu Sunyi harimau Sunyi angkasa Sunyi pikiran Tanpa perasaan Kesunyian milik kebenaran Kesepian milik kebimbangan…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    PUISI-PUISI ANDI WIRAMBARA

    KATAKAN PADAKU, KATAKAN PADAKU belum matang rindu di bibir, tumbuh lagi rindu lain di belakang telingaku. sedikit-sedikit berbisik seperti tangkai…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Listio Wulan Nurmutaqin

    Beberapa Hal Tidak Akan Menyelamatkanmu Air putih delapan gelas sehari tidak akan menjangkau tempat itu. Kau tahu tempat yang kumaksud:…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Leenda Madya

    Juriat Dari Rahim Aksara Dulu, kulukis garis waktu pada batin yang lengang, tentang kepak sayap-sayap mungil yang belajar bertualang, hingga…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Irzi

    SUMMA CUM LAUDE I Lima tahun. Jari kecil menekan C mayor di Jakarta. Gema kayu. Bau politur. Cahaya tropis di…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Selendang Sulaiman

    Ditelan Wi-Fi masa silam bertandang dengan perkasa semerbak aroma ranum mangga cericit gelatik membangun sarang di angin tenang kupeluk masa…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Nanang Suryadi

    MUNGKIN ADA h.a Mungkin ada yang mengendap. Di suatu malam. Saat rimis tiba. Menjengukmu. Saat engkau tertidur. Dan kata-kata itu…

    Selengkapnya »
Back to top button

Konten dilindungi!