Esai
-
GANZHEIT, GANCET, DAN MASALAH HUBUNGAN YANG TERLALU SERIUS DENGAN PUISI
ADA dua tipe orang ketika berhadapan dengan puisi. Tipe pertama membaca sebentar, mengangguk, lalu berkata, “Bagus juga,” sebelum pergi mencari kopi.…
-
Seni dan Kebudayaan Merajut Persatuan, tapi Tersandera oleh Kepentingan
KEKAYAAN terbesar suatu bangsa bukan hanya berasal dari sumber daya alamnya. Akan tetapi, kekayaan terbesar itu juga terletak pada sumber…
-
Ibu Memasak di Kota
MEMASAK, aktivitas yang sering diidentikkan dengan para ibu, baik yang usianya muda ataupun juga tua. Di kota, saya tidak tahu…
-
Ngalih Nyama di Kota
SETIAP kali bertemu sesama perantau di Denpasar, saya hampir selalu merasa menemukan sesuatu yang mulai langka, yakni, percakapan. Kami mungkin…
-
DARI SEKUNTUM LILY HINGGA SEBATANG LIPSTIK
“If you have two loaves of bread, sell one and buy a lily.” — Elbert Hubbard KUTIPAN ini mengingatkan kita bahwa…
-
Antropologi Sangat Kusayangi
SAYA menyukai antropologi jauh sebelum saya benar-benar menjadi mahasiswa Antropologi. Ketika masih SMA di Negara, Jembrana, Bali, saya belum benar-benar…
-
Beban Harapan Anak-anak Indonesia
ADA anak-anak yang sejak kecil sudah membawa sesuatu yang sebenarnya bukan miliknya, harapan orang tua. Harapan itu sering kali datang…
-
Indonesia Raya Tiga Stanza: Manifesto Peradaban yang Belum Selesai
ADA IRONI yang diam-diam hidup dalam kesadaran kebangsaan Indonesia. Kita hafal lagu Indonesia Raya, tetapi tidak selalu memahami gagasan yang…
-
OBITUARI JÜRGEN HABERMAS (1929–2026)
“Demokrasi bergantung pada keyakinan bahwa kita dapat saling meyakinkan satu sama lain melalui bahasa, bukan melalui manipulasi atau paksaan…” …









