JAKARTA, Balipolitika.com- Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-20 memastikan satu tempat di putaran final Piala Asia U-20 2027 usai membungkam rival beratnya, Australia, lewat skor meyakinkan 2-0. Kemenangan prestisius pada laga pamungkas Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 tersebut dihelat di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos, Minggu (6/9/2026).
Pencapaian bersejarah ini dirayakan secara emosional oleh sang kapten kesebelasan, I Putu Panji Apriawan. Pemain bertahan milik klub Bali United yang berasal dari Banjar Juntal, Desa Kaba-kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan itu tampil disiplin mengawal lini pertahanan sekaligus memimpin rekan-rekannya meredam gempuran armada Young Socceroos.
Hasil gemilang tersebut sekaligus menyempurnakan rekor impresif Garuda Nusantara di bawah asuhan pelatih kepala Nova Arianto, yang sukses melewati seluruh fase kualifikasi di Laos tanpa tersentuh kekalahan sekalipun.
Keberhasilan menundukkan Australia menjadi momen pembuktian tersendiri bagi generasi Putu Panji. Pasalnya, dalam beberapa bentrokan di kelompok umur sebelumnya, langkah armada Merah Putih selalu tersandung saat berhadapan dengan wakil Negeri Kanguru itu.
Putu Panji memaparkan bahwa catatan pertemuan terdahulu menorehkan luka ketika timnya hanya sanggup bermain seri sekali dan takluk tipis 0-1 pada turnamen Piala AFF U-19 lalu. Kemenangan dua gol tanpa balas di Laos ini resmi memecahkan kebuntuan catatan minor tersebut.
“Tentunya senang ya, apalagi ini pertama kali bisa mengalahkan Australia dari angkatan kami yang U-17. Ketemu dua kali cuma bisa seri satu kali dan kalah 0-1 di Piala AFF U-19,” tutur Putu Panji saat meluapkan kebahagiaannya usai laga.
Pemain muda asal Pulau Dewata ini tidak bungkam saat membeberkan kunci soliditas timnya di atas lapangan hijau. Ia menuturkan keberhasilan menumbangkan raksasa regional sekelas Australia bukanlah sebuah kebetulan semata, melainkan buah dari kesiapan mental, kedisiplinan taktik, serta determinasi tanpa henti sepanjang 90 menit pertandingan.
“Kalau soal kaget, bola itu bundar, jadi apa pun bisa terjadi. Kami kerja keras di lapangan, siapa lebih kerja keras dia yang menang,” tegas Putu Panji.
Tiket menuju panggung sepak bola terelite level junior se-Asia tersebut kini telah resmi digenggam. Skuad Garuda Nusantara dijadwalkan terbang menuju China pada gelaran putaran final Piala Asia U-20 2027 mendatang, di mana kota Hangzhou telah dipersiapkan sebagai gelanggang utama turnamen tersebut. (BP/CHA).













