BANDUNG, Balipolitika.com- Persib Bandung resmi meminjamkan penyerang sayap Saddil Ramdani ke Persebaya Surabaya. Keputusan tersebut diumumkan manajemen Maung Bandung di Graha Persib, Selasa (8/9/2026) siang. Durasi masa peminjaman disepakati satu musim kompetisi.
Langkah transfer ini merujuk Regulasi PSSI Pasal 10 tentang Peminjaman Antarklub. Surat perpindahan rampung.
Saddil terpaksa disekolahkan ke Surabaya demi memburu jatah menit bermain reguler. Kesempatan tampilnya menipis drastis.
Pelatih Persib Igor Tolic menilai menit bermain krusial menjaga mentalitas bertanding pemain. Tolic menginginkan sang pemain kembali percaya diri di lapangan.
Kepercayaan diri pemain wajib dipulihkan lewat menit bertanding reguler, beber Tolic. Persib melepas sang pemain dengan pertimbangan matang.
Tetapi catatan statistik Saddil di Bandung terbilang kurang memuaskan. Ia jarang mengisi daftar starter utama.
Pemain berumur 27 tahun itu hanya 13 kali turun sejak menit pertama. Sisanya duduk di bangku cadangan. Menit bermainnya terbatas.
Sepanjang musim lalu ia membukukan 32 partai bersama Pangeran Biru. Angka tersebut gabungan kompetisi domestik dan Asia.
Total waktu bermainnya cuma menyentuh 982 menit. Kontribusinya tergolong minim.
Saddil hanya sanggup memproduksi empat gol serta sebiji assist. Catatan disiplinnya memuat satu kartu kuning dan satu kartu merah.
Sebaliknya persaingan sektor penyerang sayap Persib musim ini kian mencekik. Ruang gerak Saddil tertutup rapat.
Ada tujuh amunisi lain yang siap berebut tempat serupa. Kedalaman skuad terlampau gemuk.
Mariano Peralta, Berguinho, dan Beckham Putra mengisi pos sayap tersebut. Uilliam Barros serta Ragnar Oratmangoen turut mempersempit peluang. Masih ada Luka Menalo dan Febri Hariyadi di sana.
Singkatnya Saddil kalah bersaing melawan deretan pemain bintang tersebut. Ia terancam sering diparkir jika memilih bertahan.
Tolic menyebut perjalanan karier tiap pesepak bola selalu berbeda arah. Tim pelatih harus mencari lingkungan paling pas untuk sang pemain.
Keputusan melepas ke Surabaya menjadi langkah terbaik bagi masa depan sang pemain, tegas Tolic. Kariernya harus diselamatkan.
Selanjutnya Persebaya menyambut kedatangan sang pemain dengan tangan terbuka. Bajul Ijo membutuhkan tambahan amunisi menyerang di liga.
Dengan demikian Saddil segera terbang menuju markas Green Force di Surabaya. Jadwal latihan perdana telah menanti.
Lagipula pengalaman bertanding sang pemain di level Asia sangat dibutuhkan Persebaya. Bajul Ijo membidik posisi papan atas musim ini.
Manajemen Persebaya telah menyelesaikan pendaftaran dokumen administrasi sang pilar anyar, imbuh ofisial tim. Verifikasi berkas dinyatakan tuntas.
Saddil dituntut segera beradaptasi dengan karakter permainan agresif khas Surabaya. Fisiknya terus digenjot pelatih lokal.
Tolic berharap sang pemain mampu membuktikan kualitas terbaiknya di klub rival. Kemampuan aslinya belum habis.
Kesempatan unjuk gigi di Persebaya harus dimaksimalkan Saddil sepenuhnya, pungkas Tolic. Harapan besar disematkan.
Pada akhirnya peminjaman ini memberi jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak. Persib merampingkan skuad, sedangkan Saddil mengamankan menit bermain idamannya. (BP/CHA).













