SEVILLA, Balipolitika.com- Real Madrid tumbang 0-1 di markas Real Betis pada lanjutan LaLiga Spanyol. Duel panas itu berlangsung di Estadio de la Cartuja, Sevilla, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB. Penalti Kylian Mbappe mentah pada masa injury time.
Kekalahan menyakitkan ini disahkan wasit. Keputusan tersebut merujuk Pasal 12 Laws of the Game IFAB tentang Pelanggaran dan Kelakuan Tidak Sopan.
Tuan rumah mencuri gol krusial.
Menit ke-81 petaka datang menghantam gawang Thibaut Courtois. Sundulan Nelson Deossa sempat ditepis kiper tim tamu. Bola muntah langsung disambar Troy Parrott tanpa ampun.
Jala bergetar hebat. Suporter bergemuruh.
Tetapi dominasi lapangan mutlak dikuasai armada tamu sejak menit awal. Dean Huijsen hampir mencetak skor, namun tepisan Alvaro Valles menggagalkannya. Sontekan Vinicius Jr juga menghajar tiang gawang.
Kylian Mbappe sejatinya mendapat peluang emas beruntun sebelum jeda turun minum. Tembakan pertamanya diblok Natan, disusul adangan heroik Marc Bartra di garis gawang.
Rapatnya blok rendah lawan membuat tim tamu frustrasi berat, beber jurnalis di lapangan. Bola enggan masuk.
Skor kacamata bertahan lama.
Sebaliknya strategi menunggu racikan tuan rumah berjalan amat efektif membendung gempuran sporadis. Peluang jarak jauh Antony sempat ditepis Courtois, disusul ancaman melambung Parrott.
Intensitas menaik drastis jelang laga bubar.
El Real sejatinya sempat melesakkan bola melalui tendangan akrobatik Carlos Espi. Sayang seribu sayang, hakim garis langsung mengangkat bendera tanda *offside*.
Berdasarkan Laws of the Game IFAB Pasal 11 tentang Offside, gol Espi dianulir mutlak.
Harapan menyamakan skor kembali terbuka lebar. Hadiah penalti diberikan wasit menit ke-93 usai umpan silang Vinicius menyentuh tangan Natan.
Valles tampil luar biasa dingin di bawah mistar gawang. Arah sepakan penalti Mbappe ke sisi kanan sukses dimentahkan sang penjaga gawang.
Gagal total. Mbappe tertunduk lesu.
Kiper tampil brilian sepanjang laga, tegas komentator siaran resmi.
Singkatnya hasil minor tersebut membendung laju Los Blancos untuk melengserkan rival abadi Barcelona. Skuad ibu kota tertahan di urutan kedua klasemen dengan koleksi sembilan poin.
Peringkat Betis melesat cepat ke posisi ketiga usai menyamai torehan poin tamunya.
Pertahanan solid jadi kunci kemenangan malam ini, imbuh staf pelatih seusai laga.
Selanjutnya Real Madrid wajib mengevaluasi penyelesaian akhir mereka yang terbukti mandul. Peluang menggunung terbuang sia-sia tanpa gol balasan.
Lagipula kegagalan eksekusi Mbappe kian menegaskan kutukan partai tandang mereka di Sevilla. Rekor buruk kembali terulang.
Stadion La Cartuja menjadi saksi bisu kejatuhan sang raksasa. Tuan rumah berpesta ria.
Dengan demikian tiga angka mutlak diamankan laskar hijau putih di depan pendukung sendiri. Skuad tamu pulang membawa kekecewaan amat mendalam.
Pada akhirnya perjuangan tak kenal lelah Betis sukses mengubur ambisi puncak klasemen Madrid. Peluit panjang mengunci skor akhir 1-0. (BP/CHA).














