Perkabungan
demi para nabi, lihatlah dengan benar
di sana orang orang menumpahkan teh
di jalan mereka meminum anggur
di saung anak kecil menangis kelaparan
di gedung kubus nasi basi dibuang percuma
para sontoloyo terus bernyanyi sampai pagi!
perkabungan adalah mesti
mereka harus segera pulang
Kanak-Kanak
sekali-kali ia keluhkan temannya
yang menjengkelkan
teman menjengkelkan lainnya
menertawakan
ia ceritakan pada neneknya
mengulang-ulang rencana besok pagi
seperti hadiah ulangtahun yang
menarik, terus mengatakannya
kau pikir begitulah
bahagianya seorang kanak
Putri dan Penyihir
dalam kamar penyihir kemudian hikayat
dongengnya tentang putri yang dikutuk
ia tertidur panjang
kurcaci membaca mantra
ayo menyamar sebagai bidadari
tidak perlu mandi berlama-lama
basuhlah tempat-tempat paling favorit
sedikit lotion, menemukan satu keriput
lalu tidak ada cemas yang lain
Ksepakatan
mari ajukan kesepakatan
berpura pura menjadi ingatan
tentang nama-nama dari buku
yang kau tak suka itu
apa kau mencium kemalangan
(aku mencium kebinasaan)dalam lidahmu yang tak tahu malu
Takut
kau melamun sambil menyeruput kopi
apa-apa yang telah kau hilangkan
dalam mimpi siang tadi
benarkah kita saling mencintai
atau kau hanya takut pada kesepian
Pemulung
hari ini aku lihat lagi paman pemulung
bertangan kurus melipat koran pelastik
kakinya yang juga kurus
apa kau sungguh bertanya
seberapa banyak yang ia ketahui
saat menghitung lubang-lubang jalan
menghitung perempuan rebutan telur
mereka sedang menanti putra kelima
dunia tak berhenti berjalan
dunia tidak memikirkan mereka
Buah Tin
1
waktu kecil ibu seringkali
membuatkan pai buah tin
diambilnya dari kebun
seperti ibu yang semangat
mentransfer keberaniannya!
jika suatu harikau sendirian di ladang yang sepi itucukup duduk dan dengarkansuara kami yang telah hilang
dalam semua kebiadaban
2
sebelum tanah para pemukim
melahirkan banyak mitos
buah tin merah dan lembut
mereka memetiknya sukacita
membawanya pulang
sejarah yang panjang
disimpan orang-orang ladang
mereka yang tanpa pamrih
sejarah dari semua kecintaan
semua kisah jahanam
2026
BIODATA
Dimarifa Dy, seorang biasa yang menyukai puisi dan buku, lahir 12 Juni. Tumbuh besar di Lubuklinggau, Sumsel. Karyanya pernah dimuat di koran dan memenangi beberapa perlombaan.













