MADRID, Balipolitika.com- Jude Bellingham mengantar Real Madrid membantai Malaga 4-0 di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid. Sesuai regulasi kompetisi La Liga Spanyol 2026/2027, poin penuh resmi dikunci pada pekan ketiga. Laga kandang itu tuntas Sabtu (30/8) malam.
Sapuan bersih tiga kemenangan. El Real tampil sempurna.
Bellingham langsung memecah kebuntuan menit ke-19 lewat aksi individu brilian. Gol pembuka berkelas. Gelandang Timnas Inggris itu kembali membidani gol bunuh diri kiper Alfonso Herrero.
Sundulan tajamnya disapu Carlos Puga di garis gawang sebelum memantul masuk. Herrero salah antisipasi. Madrid unggul mutlak.
Total dua gol dan dua assist dibukukan sang gelandang dalam tiga partai pembuka. Sentuhan mautnya kembali.
“Bellingham berada dalam persaingan Ballon d’Or 2026,” tegas pelatih Real Madrid Jose Mourinho. Pujian setinggi langit meluncur.
Nakhoda asal Portugal itu tak ragu menyanjung kepemimpinan anak asuhnya di lapangan.
“Dia bukan cuma pemain top, tetapi juga seorang pemimpin sejati di ruang ganti,” imbuh Mou.
Tetapi kebangkitan beringas Bellingham tak lepas dari polesan taktik anyar pelatih di Valdebebas. Formasi 4-2-3-1 dipatenkan.
Sang pemain kini dipasang tepat di belakang duet Kylian Mbappe dan Vinicius Junior. Ruang geraknya sangat cair. Ia diberi mandat penuh mengacak-acak sepertiga akhir area pertahanan lawan.
Tugas bertahan sang bintang dipangkas habis musim ini. Tidak ada lagi beban ekstra.
“Musim lalu dia kerap dipaksa bermain layaknya bek kiri kedua,” kata Mourinho membeberkan keputusannya.
Kesepakatan taktik dibuat. Kebebasan menyerang dikembalikan.
“Saya tegaskan kepadanya tidak ingin melihat hal tersebut terulang lagi,” ujar sang juru taktik kawakan.
Sebaliknya Bellingham mengaku sangat menikmati keleluasaan jelajah yang diberikan sang pelatih anyar. Cedera bahu dan paha yang sempat menepikan dirinya selama seratus hari musim lalu sirna total. Fisiknya bugar kembali.
“Sekarang saya jauh lebih leluasa bergerak maju dan turun menjemput bola,” tutur Bellingham.
Naluri menyerangnya terasah tajam. Naluri predatornya kembali meletup.
Lagipula atribut lengkap sang pemain membuat skema permainan Madrid berjalan begitu dinamis dan agresif. Dribel rapat, visi umpan, duel udara, hingga daya serang kotak penalti dimilikinya secara komplit.
“Dia paket pemain yang unik bagi tim kami,” pungkas Mourinho penuh rasa kagum.
Dengan demikian sapu bersih tiga partai awal mengukuhkan dominasi Los Blancos di tangga klasemen sementara. Strategi pergantian peran terbukti mujarab mendongkrak performa tim tanpa perlu panik memboyong amunisi anyar.
Lini serang Madrid kian padu dan menakutkan bagi barisan pertahanan lawan. Sinyal bahaya menyala.
Selanjutnya ketajaman armada ibu kota Spanyol bakal kembali diuji pada bentrokan ketat pekan berikutnya. Bellingham dituntut konsisten menjaga ritme permainan. Fokus penuh dijaga.
Singkatnya sentuhan dingin The Special One sukses merevitalisasi potensi terbaik sang jenderal lapangan tengah. Bellingham kembali menjelma menjadi monster menakutkan di kompetisi kasta tertinggi Negeri Matador.
Pada akhirnya konsistensi Bellingham sepanjang musim bakal menentukan nasib perburuan trofi juara liga sekaligus memuluskan jalannya meraih predikat pemain terbaik sejagat. Pembuktian sang bintang baru saja dimulai. Madrid siap melaju kencang. (BP/CHA).














