GIANYAR, Balipolitika.com – Sebuah proyek pembuatan pagar tembok tiba-tiba roboh di Gianyar menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu korban mengalami luka berat.
Peristiwa tragis itu terjadi di Gang Lili, Banjar Peteluan, Desa Temesi, Kecamatan Gianyar, Senin (1/9) sekitar pukul 16.30 Wita.
Korban meninggal adalah Pande Putu Mustika buruh asal setempat, sementara korban luka I Gede Alpan (48), warga Banjar Kaja Kauh, Desa Tulikup, Gianyar.
Informasinya kejadian terjadi akibat keduanya tertimpa pagar tembok kosan yang sedang dalam pengerjaan. Mustika meninggal dunia akibat patah pada bagian pinggang.
Ia sempat mendapatkan perawatan di RS swasta terdekat, namun meninggal dunia pada pukul 21.30 Wita. Jenazah korban kini di RSUD Sanjiwani Gianyar.
Sementara itu, Alpan mengalami luka serius di kepala sehingga harus mendapatkan lima jahitan, luka di tangan kanan dengan tiga jahitan, serta kaki kanan bengkak. Saat ini korban masih dalam perawatan intensif di RS Family Husada.
Peristiwa tersebut terjadi ketika kedua korban sedang bekerja membuat pagar tembok rumah kos. Namun tiba-tiba tembok itu roboh, lalu menimpa keduanya.
Dua saksi di lokasi, yakni Stefanus R. J. Malaku dan Ahnoldus Kaka, segera memberikan pertolongan serta memberitahukan pemilik rumah dan keluarga korban sebelum membawa keduanya ke rumah sakit.
Sementara itu, Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat mendapatkan laporan, pihaknya langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan saksi-saksi.
“Kami menerima laporan adanya pekerja proyek yang tertimpa tembok hingga menimbulkan korban jiwa. Kami sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi,” kata Kapolsek.(BP/OKA)













