DENPASAR, Balipolitika.com– Kejutan demi kejutan acara pamungkas Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung alias Lapangan Puputan Badung, Kota Denpasar, Minggu, 8 Maret 2026 malam juga diselingi klarifikasi dari Sekaa Teruna (ST) Cantika Banjar Sedana Mertha, Kelurahan Ubung, Denpasar Utara.
Difavoritkan meraih juara 1 berbekal nilai atau skor tertinggi sesuai berita acara penetapan Nomor: B.400.6.5.3/332/DSBUD yang diterbitkan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, tiba-tiba, ogoh-ogoh berjudul “Saraswati” itu terlempar dari predikat juara 1 hingga juara harapan.
Usut punya usut, ogoh-ogoh karya Sekaa Teruna (ST) Cantika Banjar Sedana Mertha, Kelurahan Ubung, Denpasar Utara itu diterpa isu patah.
Atas hal tersebut, Penanggung Jawab Konstruksi Hidrolik Ogoh-Ogoh Saraswati ST Cantika menyampaikan klarifikasi berjudul “!!ISU HOAX PATAH OGOH-OGOH STC!!” melalui laman media sosial resmi Instagram @ST Cantika dengan menandai sejumlah akun medsos lainnya, salah satunya Yowana Kota Denpasar.
“Sedikit klarifikasi mengenai kesalahan teknis yang menimpa kami di ogoh-ogoh “Saraswati” yang di mana kejadian tersebut kami tanda kutip: (1) Kejadian tersebut terjadi setelah selesai parade atau penilaian saat ingin mendisplay ogoh-ogoh atau memasuki lapangan; (2) Tidak ada cacar konstruksi atau patah pada ogoh-ogoh Saraswati; (3)Tidak ada kerusakan fatal di ogoh-ogoh Saraswati dan masih tetap utuh; (4) Ogoh-ogoh hanya mengubah posisi menunduk tidak jatuh ke bawah. Jadi terkesan jatuh ke bawah (itu efek dari gerakan hidrolik dan ditahan oleh hidrolik agar tidak sampai jatuh ke bawah). Penyebab ketidakseimbangan saat mengangkat ogoh-ogoh yang membuat hidrolik tertarik ke depan dan juga kondisi hidrolik saat itu lagi off (mati). Kesimpulan ogoh-ogoh tidak ada patah, ogoh-ogoh tidak terjatuh ke bawah, melainkan hanya berubah posisi menunduk ke bawah,” ucap I Nyoman Darsana.
Diberitakan sebelumnya, tanpa diduga-duga ogoh-ogoh karya Sekehe Teruna (ST) Taruna Dharma Castra Banjar Tengah, Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan keluar sebagai juara 1 Kasanga Festival 2026 edisi IV.
Hasil ini menjadi kejutan luar biasa mengingat sesuai berita acara penetapan Nomor: B.400.6.5.3/332/DSBUD yang diterbitkan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, ST Taruna Dharma Castra Banjar Tengah, Sidakarya menempati peringkat ke-11 dengan nilai 429,1, terpaut jauh dengan karya ogoh-ogoh Sekaa Teruna (ST) Cantika Banjar Sedana Mertha, Kelurahan Ubung, Denpasar Utara yang meraih nilai atau skor 456,6.
Sekehe Teruna (ST) Taruna Dharma Castra Banjar Tengah, Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan menjadi yang terbaik berdasarkan hasil penilaian 5 orang juri Fase 16 Besar Kasanga Festival 2026.
Pada juri tersebut terdiri atas Dr. Komang Indra Wirawan, S.Sn., M.Fil.H., Anak Agung Gede Mahardika, S.Sn., M.Sn., I Gede Anom Ranuara, S.Pd., S.Sn., M.Si., M.Si., M.Ag., Dr. Anak Agung Gede Agung Rahma Putra, S.Sn. M.Sn., dan I Wayan Juliarta.
Adapun juara II dan III Kasanga Festival 2026 masing-masing diraih oleh ST Sukarela Banjar Kepisah, Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan dan ST Swadharmita, Banjar Cerancam, Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur. (bp/ken)













