CHONBURI, Balipolitika.com- Penyerang muda Mitchell Baker merajai daftar pencetak gol sementara Piala AFF 2026. Empat gol sudah dia amankan dari dua laga. Kepastian ini diraih di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7) malam kemarin.
Mesin gol Garuda ini tampil luar biasa. Hasil tersebut membawa skuad besutan John Herdman melesat tajam. Puncak klasemen Grup A berhasil dikuasai.
Performa tajam Baker jadi pemicu utama. Lini depan Indonesia makin beringas. Dia tak pernah absen mencatatkan nama di papan skor. Tetapi, pertarungan jelas belum selesai. Sisa laga fase grup masih membayang.
“Kami terus berupaya menjaga konsistensi,” ujar pelatih Timnas Indonesia John Herdman.
Satu gol tambahan bersarang ke gawang Timor Leste. Laga itu rampung dengan skor 3-0. Baker mencetak gol penutup menit ke-81. Umpan Ragnar Oratmangoen disambar sempurna.
Sebelumnya, Shayne Pattynama dan Thom Haye membuka keran gol. Lawan sendiri bermain sepuluh orang. Jackson Fowler diusir wasit sejak menit ke-21. Berdasarkan Regulasi Pertandingan Piala AFF 2026 Pasal 5, kartu merah itu memicu keuntungan. Indonesia dominan total.
Singkatnya, torehan Baker genap empat gol. Kemenangan 5-1 atas Kamboja jadi panggung awal. Tiga gol dilesakkan dalam laga pembuka itu. Bocah 19 tahun ini langsung melesat. Dialah pemain pertama yang mengemas empat gol. Luar biasa.
“Saya hanya mencoba memanfaatkan setiap peluang,” beber penyerang Timnas Indonesia Mitchell Baker.
Posisi Baker kini unggul satu gol. Nguyen Dinh Bac dan Paulo Josue mengekor ketat. Keduanya baru mengemas tiga gol. Namun, persaingan ketat masih mengancam. Dinh Bac punya tabungan laga. Pemain Vietnam itu bisa saja menyalip.
Lagipula, Josue sudah tampil dua kali bersama Malaysia. Langkah Baker sedikit lebih unggul. Sebaliknya, barisan pertahanan lawan mulai mewaspadai pergerakan Baker. Sang bomber jadi target utama musuh.
“Persaingan top skor masih sangat terbuka,” tegas juru taktik John Herdman.
Daftar pencetak gol sementara memanas. Do Hoang Hen, Ilhan Fandi, Kakana Khamyok, dan Than Paing menguntit. Mereka baru membikin dua gol.
Selanjutnya, Indonesia bersiap menatap partai sengit kontra Vietnam. Pertandingan itu jadi ujian sesungguhnya. Pada akhirnya, naluri membunuh Baker sangat dibutuhkan. Gelar sepatu emas ada di depan mata. (BP/CHA).










