JAKARTA, Balipolitika.com- Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan batal merumput pada kejuaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Cedera parah menghantam sang bek tangguh.
Kabar duka ini merujuk Statuta FIFA Lampiran Satu Klausul Enam tentang Pemanggilan Pemain Cedera. Idzes terkapar di Italia. Masalah fisik itu dialaminya saat memperkuat Sassuolo meladeni perlawanan sengit Juventus.
Partai kasta teratas Serie A itu digelar Senin (14/9/2026) dini hari WIB. Kondisi sang kapten memburuk cepat. Ia ditarik keluar menuju bangku cadangan pada pengujung babak kedua.
Gagal tempur di Jakarta. Pukulan telak menghantam Garuda. Tetapi sang palang pintu memastikan komitmen dukungannya tak padam sedikit pun.
“Dirinya bakal terus mendampingi rekan-rekannya meski dari jarak ribuan kilometer,” ujar Idzes.
Seluruh elemen bangsa diminta bersatu padu menyokong perjuangan timnas, imbau Idzes penuh harap. Kekompakan wajib dijaga. Singkatnya kepemimpinan Idzes di lapangan hijau bakal dirindukan suporter. Sosoknya tak tergantikan.
Ia tetap mendoakan anak-anak asuh John Herdman meraih prestasi tertinggi di Jakarta. Gelar kampiun dibidik. Skuad Garuda diharapkan mampu mengamankan trofi juara kejuaraan bergengsi ini, pungkas Idzes.
Ucapan selamat berjuang disampaikan secara tulus, beber sang bek sentral. Ia berjanji segera berjumpa kembali. Sebaliknya arsitek John Herdman dipaksa memutar otak ekstra keras di Senayan. Lubang pertahanan menganga lebar.
Kehilangan jenderal lini belakang membuat stabilitas benteng timnas rawan goyah. Evaluasi taktik segera digeber. Laga pembuka sudah di depan mata. Indonesia dijadwalkan meladeni Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Bentrokan perdana digulirkan Jumat (25/9/2026) petang. Tiga angka harga mati. Selanjutnya ujian berat lain telah mengintai skuad Merah Putih di fase grup. Tensi panas menanti.
Pertandingan kedua mempertemukan musuh bebuyutan Malaysia kontra Indonesia pada Senin (28/9/2026) mendatang. Rivalitas klasik membara. Perjuangan babak penyisihan ditutup saat Indonesia bersua Bangladesh pada Kamis (1/10/2026). Poin maksimal wajib disapu bersih.
Lagipula target lolos babak gugur menuntut konsentrasi penuh dari penggawa lini belakang pengganti. Pantang membuat blunder konyol. Dengan demikian Herdman dituntut segera menemukan figur pemimpin anyar di ruang ganti pemain. Beban berat menumpuk.
Rekan setim bertekad mempersembahkan kemenangan pembuka untuk sang kapten yang menepi, tegas sumber ofisial. Motivasi tempur terlecut.
Dukungan puluhan ribu penonton di Senayan bakal menjadi amunisi tambahan bagi armada Garuda. Teror mental siap ditebar.
Stadion SUGBK bergemuruh riuh. Publik rindu trofi juara. Benteng darurat harus segera diperkokoh tanpa kehadiran bek andalan Sassuolo tersebut, kata staf pelatih. Disiplin taktik mutlak dipatuhi.
Pada akhirnya ketidakhadiran Jay Idzes menjadi ujian pembuktian mentalitas juara armada Merah Putih di panggung regional. Ujian nyali sesungguhnya. (BP/CHA).













