JAKARTA, Balipolitika.com- Kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata menegaskan target mengunci trofi Piala AFF 2026. Pernyataan itu disampaikan di Lapangan Gelora Bung Karno, Minggu (26/7). Latihan intensif terus dipacu.
“Kami membidik gelar juara,” tegas Nadeo usai sesi latihan sore.
Persiapan berjalan sangat matang. Skuad racikan John Herdman itu siap tampil habis-habisan di lapangan. Pertandingan perdana Grup A sudah membayang. Kamboja bakal dijamu di Stadion Pakansari, Bogor, besok. Persaingan dipastikan sengit. Musuh tak bisa diremehkan.
“Kondisi fisik rekan-rekan sangat prima,” beber penjaga gawang asal Kediri tersebut.
Semangat juang tim sedang membumbung tinggi. Fokus penuh dijaga ketat. Lagipula, materi pemain kali ini dinilai sangat mumpuni. Unsur pemain senior dan muda padu. Penjaga gawang Borneo FC itu menilai chemistry antarpemain kian padu. Komunikasi di lini belakang makin cair.
“Sektor pertahanan sudah solid,” ujar pemain berpostur 187 sentimeter itu.
Instruksi pelatih dipahami dengan baik. Evaluasi taktik terus dimantapkan. Tetapi ancaman persaingan tetap nyata. Rival kawasan Asia Tenggara siap melumpuhkan tim Garuda. Vietnam baru saja membantai Timor Leste. Pesta tujuh gol terjadi di Chonburi. Hasil itu menebar ancaman nyata. Puncak klasemen Grup A langsung disikat mereka.
“Kami tidak gentar sama sekali,” imbuh Nadeo.
Persiapan matang jadi kuncinya. Fokus utama kini tertuju pada laga perdana. Selanjutnya, Indonesia harus mengamankan tiga poin penuh di rumah sendiri. Kemenangan awal amat krusial. Poin penuh bakal mempermudah jalan. Langkah ke semifinal bisa lebih lapang.
Singkatnya, seluruh elemen tim sepakat mengusung misi wajib menang. Kesalahan sekecil apa pun harus ditekan. Kiper 29 tahun itu berjanji tampil disiplin di bawah mistar gawang. Koordinasi terus dijaga.
“Dukungan suporter sangat kami butuhkan,” kata Nadeo menyapa fans.
Tribun Pakansari diprediksi bakal dipadati penonton. Tiket laga dilaporkan hampir ludes. Atmosfer panas siap menyambut tim tamu. Tekanan mental menanti Kamboja. Dengan demikian, laga esok jadi ajang pembuktian sesungguhnya. Indonesia wajib memetik angka sempurna.
Dahaga gelar puluhan tahun membakar motivasi. Skuad Garuda ingin mencetak sejarah baru. Pada akhirnya, kesiapan di lapangan yang menentukan. Publik menantikan aksi heroik pasukan Indonesia. (BP/CHA).













