Mengundi Nasib
kasihku mengeluh akan esok hari
aku sibuk memaknai setiap rencana tuhan
bersaksi bahwa takdir pasti mengalir
terlahir pahit atau getir
menerima rasa khawatir
ikhtiar terus mengelus
bersungguh-sungguh proses sekarang
berkarya bukan tentang mejeng pujian
menemukan kemerdekaan
menyusuri lika-liku hidup yang basah kuyup
selamat menunaikan kebebasan
menapaki sepi
menyuarakan kegundahan kasih
meminang jati diri, mengundi nasib
Purwakarta, 2026
Mengeja Rasa
Yang merdeka
menindas
menggilas
berpesta di gedung yang linglung
yang memaknai merdeka
mengelus dada
merekam kesewenangan kuasa
menulis puisi
berbisik semesta
aku masih membaca dengan seksama
mengadili kesurupan para pemangku kursi
kembali bersyahadat
Purwakarta, 2026
Bulan Duka
Agustus merebus
sidang orang-orang rakus
bangku ditumbuhi makhluk halus
meja menerka lembaran yang lusuh
suara rakyat
merambat
menuai propaganda sesat
usulan ditunggangi politisi
saran terlantar di tengah getirnya hak
kini hanya
merintih menagih
bulan penuh kecemasan
kemerdekaan tercemar kemunafikan
aktor yang molor teledor
Purwakarta, 2026
Mimpi Negeri
media beramai-ramai mengunggah
aib wakil rakyat
semena-mena menerka
festival pengantar kebijakan
belum selesai, menunggu tahanan politik
tumbal akan berbalik
berkali-kali suara kami tercekik
tertahan pagar, badut-badut licik
di sini aku masih kusyuk
mengeja diri tuk menumbuk
bermimpi menyongsong Negeri Emas
namun segala keringat diperas
Purwakarta, 2026
Kibaran Kebengisan
Di bawah kibaran bendera Merah Putih
aku berlindung dari pejabat yang menindih
bergegas menunaikan kewajiban
terhenti jalanan penuh asap
bersorak-sorai pendemo
bercampur kobaran nafsu
menyerang menantang para pembangkang
bumi mendidih
seakan sudah siap memasak obralan sidang
di mana lalat yang menjilat pajak rakyat?
ke mana persembunyian kecoa yang menghabisi hidangan kami?
hanya ingin bersanding keadilan
bukan melabrak permohonan
Purwakarta, 2026
BIODATA
Dzakwan Ali. Penggagas komunitas Santri Menulis, Pendiri Latar Karya Temulawak. Duta Baca Kabupaten Indramayu tahun 2023, Pemuda Pelopor bidang seni dan budaya Indramayu 2024-2025. Menerbitkan 4 buku, yakni “Sejuta Rasa Cinta” (Penerbit J-maestro), “Berakit-rakit Untuk Bangkit” (Penerbit Bookis), “Sang Pengabdi” (Penerbit Guepedia), “Menapaki JejakMU” (penerbit Gapura Pustaka).













