DENPASAR, Balipolitika.com- Insiden berdarah pecah di kawasan Jalan Merpati, Desa Tegal Kertha, Kecamatan Denpasar Barat, Sabtu, 7 Maret 2026.
GSM (30 tahun) tega menikam temannya sendiri berinisial I Made DA (42 tahun) dipicu urusan gadai BPKB sepeda motor hingga keduanya terlibat cekcok dan duel di TKP.
Menurut informasi, insiden teman tikam teman ini bermula dari percakapan melalui telepon.
Pelaku GSM berencana menggadaikan BPKB sepeda motor Honda Vario tahun 2020 miliknya kepada I Made DA senilai Rp30 juta.
Menanggapi permintaan GSM, korban I Made DA menjawab nilai itu terlalu rendah dan menyarankan agar nominalnya dinaikkan menjadi Rp50 juta.
Bukannya senang permintaannya direspons positif bahkan harga gadai mau dinaikkan, saran I Made DA itu malah memicu ketersinggungan dan kemarahan GSM.
Buntutnya, GSM dan I Made DA adu mulut lewat telepon hingga pertemuan berdarah di Jalan Merpati, Desa Tegal Kertha, Kecamatan Denpasar Barat, Sabtu, 7 Maret 2026.
Dalam percakapan di telepon, GSM mengatakan akan mendatangi I Made DA.
Namun, I Made DA justru lebih dulu mencari GSM di kawasan Jalan Merpati, tepatnya di selatan minimarket.
Sabtu, 7 Maret 2026, keduanya berpapasan di depan gerai Indomaret hingga adu mulut tak terelakkan hingga berubah menjadi baku hantam di pinggir jalan.
Bukan dengan tangan kosong, saat cekcok dan adu fisik terjadi, GSM diduga mengeluarkan sebilah pisau lipat lalu berulangkali menikam I Made DA.
Akibatnya I Made DA roboh lantaran menderita sejumlah luka di sekujur tubuhnya mulai dari leher, dada kiri, dada kanan, ketiak kiri dan perut kiri.
Panik, seorang saksi mata di lokasi, yakni Didit Triawan (38 tahun) segera melarikan korban I Made DA ke RS Balimed Denpasar untuk mendapat pertolongan pertama hingga akhirnya dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar karena kehilangan banyak darah.
Singkat cerita, keluarga korban I Made DA kemudian melaporkan insiden berdarah itu ke pihak kepolisian.
Endingnya, GSM diringkus polisi di sekitar kediamannya di Desa Tegal Kerta tanpa perlawanan.
Dari tangan pelaku, jajaran Polsek Denpasar Barat menyita sejumlah barang bukti berupa satu kaos hitam, celana hitam, serta sebilah pisau lipat yang diduga digunakan GSM menusuk I Made DA.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan lebih lanjut atas laporan teman tusuk teman di wilayah hukum Polsek Denpasar Barat itu.
“Mohon waktu, kami cek terlebih dahulu ke Polsek Denpasar Barat,” ucap Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Senin, 9 Maret 2026. (bp/ken)













