HORMATI: Parum Desa Adat Juwuk bersama Tim Advokasi 5 tersangka terkait tewasnya KD. (Kolase: Gung Kris)
TABANAN, Balipolitika.com – Tim Advokasi Desa Adat Juwuk Legi, I Gusti Ngurah Putu Alit Putra, S.H., I Made Dwipayana, S.H., I Nyoman Agus Trisnadiasa, S.H., M.H., I Gede Pasek Pramana, S.H., M.H., Khismayana Wijanegara, S.H., Yohanes T Santoso, S.H., (Koordinator) Nyoman Yudara, S.H., I Wayan Surata, S.H., dan Putu Gede Arya Murti Wyasa, S.H., M.H., mendampingi lima tersangka terkait kasus dugaan main hakim sendiri (pengeroyokan) yang menewaskan KD, terduga pelaku pencurian ayam di Banjar Juwuk Legi warga Sidetapa, Buleleng, meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan berharap publik tidak terus membangun opini di Sosial Media (Sosmed), Kamis, 30 Juli 2026.
Lebih lanjut, Juru Bicara (Jubir) Tim Advokasi Desa Adat Juwuk Legi, I Gusti Ngurah Putu Alit Putra atau akrab disapa Turah Alit menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil pendampingan hukum dan komunikasi dengan kelima tersangka di Polres Tabanan, pihaknya tidak menemukan adanya niat atau mens rea untuk menghilangkan nyawa korban.
“Kami mengajak semua pihak bersama-sama menahan diri, menghormati proses hukum, serta menyampaikan fakta-fakta secara transparan, baik di lapangan maupun melalui media dan media sosial,” ungkapnya.
Ia menilai, tindakan yang berujung pada tragedi tersebut dipicu luapan emosi warga yang telah lama merasa resah akibat maraknya aksi pencurian yang disebut berulang kali terjadi di wilayah tersebut, namun pelakunya dinilai belum juga terungkap. Selain itu, tim advokasi juga menyayangkan munculnya pemberitaan yang membingkai kasus tersebut semata-mata sebagai peristiwa maling ayam dihakimi massa.
Selanjutnya Turah Alit meminta masyarakat, agar perlu memahami secara utuh latar belakang peristiwa yang terjadi, termasuk keresahan warga yang telah berlangsung cukup lama akibat dugaan tindak pidanan pencurian yang terus berulang.
Mewakili tim ia menegaskan, tetap menyampaikan rasa duka cita dan simpati yang mendalam kepada keluarga KD, berharap keluarga korban diberikan ketabahan dan kesabaran menghadapi musibah tersebut.
“Kami turut prihatin atas tragedi yang terjadi serta menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutupnya. (bp/gk)













