GIANYAR, Balipolitika.com- Persebaya Surabaya merengkuh gelar juara Piala Presiden 2026 setelah menumbangkan Persib Bandung lewat drama adu penalti 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak perpanjangan waktu 120 menit usai.
Sesuai regulasi turnamen, pemenang langsung ditentukan melalui adu tos-tosan.
Tiga poin utama pertandingan berjalan sengit sejak menit awal.
Laga baru berjalan 20 menit, Persebaya membuka keunggulan lebih awal. Ramadhan Sananta sukses menyambar umpan Rahmat Irianto. Bola meluncur deras.
Tersengat gol lawan, Maung Bandung merespons cepat.
Menit ke-25 Patricio Matricardi menyamakan skor. Tandukan Uilliam Barros dimaksimalkan dengan sempurna.
Kedudukan imbang 1-1 bertahan hingga jeda.
Memasuki paruh kedua, jual beli serangan memanas. Persib mengancam lewat aksi Adam Alis.
Tetapi Persebaya membalas cepat. Malik Risaldi menebar ancaman lewat kecepatannya.
Lini belakang Persib sempat kewalahan. Yuran Fernandes nyaris mencetak gol lewat sundulan. Bola liar berhasil dihalau Adam Alis tepat di garis gawang.
Peluang emas terbuang. Hingga 90 menit penuh usai, tak ada gol tambahan tercipta. Pertandingan terpaksa berlanjut ke babak extra time.
Petaka menghampiri Persib di babak tambahan. Mariano Peralta diganjar kartu merah langsung oleh wasit.
Unggul jumlah pemain tak dimanfaatkan Bajul Ijo. Skor 1-1 tak berubah.
Drama adu penalti akhirnya digelar. Penendang pertama Persib Uilliam Barros gagal. Sepakann dipatahkan Reza Arya.
Miguel Pereira sukses membawa Persebaya unggul. Tendangannya sangat keras.
Matricardi, Ramon Tanque, Kakang Rudianto, Julio Cesar, dan Dedi Kusnandar berhasil menjalankan tugas. Namun Hamra Hehanussa gagal pada penentuan. Reza Arya tampil heroik menepis bola.
Di kubu lawan, para penembak Bajul Ijo tampil dingin.
Risto Mitrevski, Yann Mabella, Diogo Ramalho, Walber Mota, dan Gledson Paixao sukses menjaringkan bola. Hanya Yuran Fernandes yang gagal akibat ditepis Fitrah Maulana.
Pemain Persebaya tampil sangat tenang di momen krusial.
Penjaga gawang Reza Arya menjadi pahlawan. Dua tepisan krusialnya mengunci kemenangan tim. Kemenangan ini memastikan tropi Piala Presiden 2026 terbang ke Surabaya.
Singkatnya, Persebaya terbukti lebih siap mental di babak penentuan. (BP/CHA).













