NASIONAL, Balipolitika.com – Kecelakaan maut mengguncang Jalan Nasional Surabaya-Malang di Desa Ngerong, Gempol, Pasuruan, Senin (27/7) pagi.
Sebuah truk trailer bermuatan gulungan kertas, dugaan mengalami rem blong hingga kehilangan kendali dan memicu tabrakan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan.
Benturan pertama terjadi saat trailer menghantam truk engkel di depannya. Dalam hitungan detik, truk terdorong ke jalur berlawanan dan tertabrak dua sepeda motor, lalu terhantam truk tangki hingga terguling.
Namun, teror belum berakhir. Trailer terus melaju liar, menabrak tiang penerangan jalan, truk lain, pagar rumah warga, hingga menghancurkan lima bangunan di sepanjang jalan sebelum akhirnya berhenti.
Akibat tragedi ini, empat orang meninggal dunia, termasuk dua sopir truk dan dua pengendara sepeda motor. Lima korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapat perawatan medis.
Polres Pasuruan menyebut dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah rem blong pada truk trailer. Meski demikian, penyelidikan masih terus untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Peristiwa ini kembali memunculkan pertanyaan besar, apakah pengawasan terhadap kelayakan kendaraan angkutan berat sudah benar-benar maksimal?
Sebab, ketika satu truk kehilangan kendali, dampaknya bisa menghancurkan banyak kendaraan, bangunan, bahkan merenggut nyawa dalam sekejap. (BP/OKA)










