DENPASAR, Balipolitika.com- Isu nasional terkait upaya menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto mendapat tanggapan dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (DPD Gerindra) Provinsi Bali, Made Muliawan Arya.
Pria yang akrab disapa De Gadjah tersebut menegaskan penolakannya terhadap berbagai upaya yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan, terlebih jika dilakukan secara inkonstitusional.
“Kenapa nggak berhenti-berhenti membuat gaduh? Selama ini presiden sudah bekerja dengan sangat baik,” ujarnya, Selasa, 7 April 2026.
De Gadjah menegaskan bahwa seluruh kader Partai Gerindra di Bali tetap solid mendukung dan selalu bersama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Jangan mengganggu, biarkan pemerintah dan presiden bekerja untuk bangsa dan negara,” tandasnya.
Ia juga menilai, di tengah situasi global yang dipengaruhi konflik di Timur Tengah, seluruh elemen bangsa seharusnya bersatu, bukan justru memicu kegaduhan politik di dalam negeri.
Sebelumnya, pengamat politik Saiful Mujani menyampaikan pernyataan yang memicu polemik.
Dalam sebuah forum halal bihalal bertajuk “Sebelum Pengamat Ditertibkan”, ia menyerukan konsolidasi untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.
“Kalau menasihati Prabowo enggak bisa juga, bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo, tapi menyelamatkan diri kita dan bangsa ini,” ucap Saiful Mujani. (bp/ken)













