BADUNG, Balipolitika.com– Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Provinsi Bali siap menggelar agenda politik terbesar awal tahun ini, yakni Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Pelantikan Pengurus DPW, DPD, serta DPC PSI se-Bali.
Acara ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026 di The Trans Resort Bali, Badung.
Agenda ini bukan sekadar seremoni organisasi rutin, melainkan sinyal kuat “rebranding” besar-besaran PSI sebagai kekuatan politik utama di Bali.
Acara ini dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, beserta jajaran elit DPP PSI.
Kehadiran tokoh-tokoh kunci nasional ini menegaskan bahwa Bali merupakan prioritas strategis PSI dalam memenangkan hati masyarakat di tingkat nasional.
Jelang dilantik secara resmi sebagai Ketua DPW PSI Bali –menyusul SK yang terbit sebelumnya– dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Pelantikan Pengurus DPW, DPD, serta DPC PSI se-Bali, Sabtu, 24 Januari 2026, I Wayan Suyasa, S.H. mengaku bangga.
“Jujur saya merasa bangga karena bagaimanapun keberadaan PSI sudah ada dua periode berjalan, di Bali juga,” ucap I Wayan Suyasa.
I Wayan Suyasa yang merupakan mantan politisi senior Partai Golkar menegaskan bahwa langkahnya bergabung ke PSI adalah bentuk komitmen untuk memberikan warna baru bagi demokrasi di Bali.
“PSI bukan lagi sekadar partai pelengkap. Dengan formasi baru ini, kami menargetkan pertumbuhan suara yang signifikan di seluruh kabupaten/kota di Bali. Visi kami jelas, membawa politik santun, cerdas, namun bertenaga. Kami akan mengawinkan pengalaman birokrasi dan lapangan yang kami miliki dengan cara-cara kreatif khas anak muda PSI untuk memperjuangkan aspirasi rakyat Bali di level kebijakan,” ujarnya.
I Wayan Suyasa menambahkan bahwa target utama kepengurusannya adalah memastikan PSI memiliki fraksi penuh di setiap tingkatan legislatif pada pemilu mendatang, serta menjadikan Bali sebagai lumbung suara PSI di tingkat nasional. (bp/ken)













