DENPASAR, Balipolitika.com– Sejarah mencatat, meskipun banyak kader potensialnya yang dibajak oleh PDI Perjuangan di perhelatan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) endingnya tetap mendukung calon yang diusung parpol penguasa Pulau Dewata di Pilgub 2024, Pilbup, dan Pilwali 2024.
Sejumlah kader potensial Partai Hanura yang dibajak PDI Perjuangan itu antara lain I Gede Westra yang saat ini duduk di DPRD Kota Denpasar, Ni Putu Sriani dari Daerah Pemilihan Karangasem IV meliputi Kecamatan Selat, Rendang, dan Sidemen, plus I Wayan Arta yang kala itu duduk di Komisi III DPRD Bali.
Endingnya, di hari pencoblosan Pileg 2024, Rabu, 14 Februari 2024, kursi Partai Hanura rontok di semua kabupaten/kota se-Bali: dari 15 kursi hasil Pileg 2019 hanya tersisa 6 kursi di Kabupaten Buleleng, Klungkung, dan Karangasem alias hilang 9 kursi.
Kabar baiknya, pada Pileg 2029 mendatang, 9 kursi Hanura yang direbut ini akan dikembalikan bekerja sama dengan PDI Perjuangan sebagaimana disampaikan Ketua DPD Partai Hanura Bali, I Kadek Arimbawa alias Lolak beberapa waktu lalu.
“Yen mone setia Hanurane, Pak Yan, periode 2029 (Pileg 2029, red), kembalikanlah kursi Hanura di masing-masing kabupaten. Waktu niki (Pileg 2024, red) sie hilang kursi tiange,” ungkap Lokal yang langsung dijawab oleh I Nyoman Giri Prasta, “Nyoman ajak kayang nenenang,” yang bermakna Giri Prasta siap seiring sejalan untuk mengembalikan 9 kursi Hanura yang raib di Pileg 2024 lalu.
“Ya, mudah-mudahan ke depan bisa kembali. Niki tiang kedik-kedikine tiang ajak timpal-timpale, Pak Yan. Pak Jaya Negara jeg jemake DPR tiange. Ane top-top jemake. Tapi sing kenken,” ungkap Lolak dalam sebuah acara semasih menjabat Ketua DPD Partai Hanura Bali.
Menariknya, berposisi sebagai Ketua DPD Partai Hanura Bali waktu itu, Lolak mengaku menerima kepergian kader-kader terbaik Hanura dan menyebut alasan mereka pergi masuk akal.
“Kanggoang tiang pindah nah, oke, karena alasannya yang tiang akui dan jujur kepada iang,t saya langsung berikan (pindah partai politik, red), harus seperti itu. Cari jenjang karier politik, nggak apa-apa. Oleh sebab nike, tiang tidak menyalahkan partai karena kemarin (Pileg 2024, red) dalam urusan Pilpres 2024 kita bersama 4 partai, Partai PDI Perjuangan, Hanura, Perindo, PPP, hampir kita sama semuanya. Benar-benar dihantam tsunami seluruh Indonesia. Khususnya Hanura kita sangat tertekan sekali pada saat itu. Oleh sebab nike, titiang di hadapan kader-kader, Ketua DPC yang menyampaikan ke diri titiang, Pak Ketua, sampaikan nanti kepada seluruh jajaran Partai PDI Perjuangan apa keinginan daripada kawan-kawan di masing-masing kabupaten untuk diajak bersinergi. Apa pun kebijakan Bupati, apa pun kebijakan gubernur, silakan nanti di masing-masing kabupaten untuk diingat yang namanya Hanura yang sudah setia bersama PDI Perjuangan,” tegas Lolak semasih menjabat Ketua DPD Partai Hanura Bali. (bp/ken)













