Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Handy Saputra

  • Sastra

    Puisi-Puisi Listio Wulan Nurmutaqin

    Beberapa Hal Tidak Akan Menyelamatkanmu Air putih delapan gelas sehari tidak akan menjangkau tempat itu. Kau tahu tempat yang kumaksud:…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Leenda Madya

    Juriat Dari Rahim Aksara Dulu, kulukis garis waktu pada batin yang lengang, tentang kepak sayap-sayap mungil yang belajar bertualang, hingga…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Selendang Sulaiman

    Ditelan Wi-Fi masa silam bertandang dengan perkasa semerbak aroma ranum mangga cericit gelatik membangun sarang di angin tenang kupeluk masa…

    Selengkapnya »
  • Esai

    Harapan Guru Honorer di Hari Kebangkitan Nasional

    DI INDONESIA setidaknya ada dua sebutan untuk profesi guru. Ada guru bersatus ASN dan ada guru berstatus non-ASN atau sering disebut…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Ahmad Rizki

    nyeri pinggang dini hari tak lelo lelo ledung bulan sirna, udara mendung nyeri pinggang cepat kaupulang sebelum matahari kembali menggonggong…

    Selengkapnya »
  • Puisi

    Puisi-Puisi Putu Oka Sukanta

    SURAT SINGKAT Sorang Karib sejak jaman Ganyang Malaysia Menulis keluhnya Dalam Surat Singkat lewat layar kaca “Mas, makin hari makin…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Helmi Y. Haska

    MEMAR langit telah memandikan rumah-rumah dengan warna jingga bola api matahari hanya menerangi, belum menghangatkan. udara dingin mengguyur, tak terjangkau,…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Karst Mawardi

    Aerogel bukan Metafor yang Bagus untuk Mental Pekerja bahkan sama sekali tak relevan tak usah tanya mengapa cukup bayangkan dirimu…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Yin Ude

    PERTANYAAN AWAL TAHUN Adakah ledakan kembang api Dan terompet larut malam itu Menggetarkan hati katak dan kunang-kunang? Lalu katak melompat…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Wiwit Atra Putra

    Pengakuan   hatiku, barangkali   medan magnet yang retak,     menarik rindu       dari bentangan jarak.   bayangan yang bersisa   mengalir di membran…

    Selengkapnya »
Back to top button

Konten dilindungi!