Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Puisi

  • Puisi-Puisi Muhammad Daffa

    ANALOGI TANYA mana lebih pasti; kedamaian di ujung hulu, suara-suara meminta jerit batu? berulang tanya memangkas telinga nalar disuap udara…

    Selengkapnya »
  • Kado Ultah ke-50, Jengki Terbitkan Buku Puisi Kidung Capung

    DENPASAR, Balipolitika.com- Membuka tahun 2026 ini, Teater Sastra Welang Bali meluncurkan “Kidung Capung”, buku puisi teranyar karya penyair Wayan Jengki…

    Selengkapnya »
  • Puisi-Puisi Sinduputra

    Puisi-Puisi Sinduputra

    HARI INI, IA TAKUT MELIHAT HUJAN                         # Hartanto Yudo Prasetyo # hari ini,            ia sedih melihat hujan               Denpasar, Rabu 10 September…

    Selengkapnya »
  • Puisi-Puisi Emi Suy

    Konsisten Jam dinding berteriak, “setiap detik punya makna,” katanya. Ia menggiring waktu seperti gembala, menuntun langkahmu tanpa henti, meski tak…

    Selengkapnya »
  • Puisi-Puisi Yuditeha

    Kado untuk Anak yang Tak Sempat Lahir pada pagi tujuh belas seorang ibu duduk di teras menyetrika baju kecil yang…

    Selengkapnya »
  • Puisi-Puisi Edi S Febri

    KEPADA HUJAN YANG BERCERITA Selama hujan belum mereda Itulah tanda kau masih menjadi yang terpuja Karena pada hujanlah aku bisa…

    Selengkapnya »
  • Puisi-Puisi Tan Lioe Ie

    Arpine 1 Tubuhmu lahan tumbuh bunga tak ada musim di sini selain musim cinta Musim milik Astghik dewi cinta di…

    Selengkapnya »
  • Puisi-Puisi Sunardi KS

    Tidak Ada Rasa Pedas Di Menu Ibu Hari Ini   menu ibu hari ini tidak seperti biasanya (seolah sengaja) tidak…

    Selengkapnya »
  • Puisi-Puisi Isbedy Stiawan ZS

    KAU YANG MENEMANI kepada kau yang menemani malam mingguku; cukuplah waktu jadi kawan dan sekadar makan lalu susun percakapan tentang…

    Selengkapnya »
  • Parade Puisi Chie Setiawati, Dewis Pramanas, Erna Muti’rofianas, Anindya Bella Leilani Putri

    Chie Setiawati: Kepada Pemilik Mei Mengertilah… Dinding kamar telah jemu merekam raung Sejak langkahmu tak ragu berlalu Meninggalkan rindu paling…

    Selengkapnya »
Back to top button

Konten dilindungi!