BOGOR, Balipolitika.com- Timnas Indonesia membantai Kamboja 5-1 pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026) malam. Kemenangan telak ini langsung menempatkan skuad Garuda di papan atas klasemen sementara.
Garuda tampil mematikan sejak peluit awal. Mitchell Baker menjadi bintang utama usai mencetak hattrick spektakuler pada laga debutnya. Penyerang bertinggi 196 cm itu membobol gawang lawan sebelum ditarik keluar pada menit ke-58. Sangat tajam.
Dua gol tambahan dilesakkan Sandy Walsh dan Jens Raven. Kamboja cuma mendapat gol hiburan lewat bunuh diri Nadeo Argawinata. Singkatnya, lawan tak berkutik.
Berdasarkan Regulasi Pertandingan Piala AFF 2026 Pasal 16 tentang Penentuan Posisi Klasemen, Indonesia kini menempel ketat Singapura dan Vietnam. Tambahan tiga poin penuh jadi modal krusial.
“Kami tampil sangat baik dan menjalankan instruksi pelatih dengan sempurna,” ujar striker Timnas Indonesia, Mitchell Baker, usai laga.
Pemain asal klub Vermont Green itu tampil gila. Dua golnya lahir lewat sundulan mematikan. Dia resmi menyabet penghargaan man of the match. Padahal, proses naturalisasi sang pemain baru rampung pada 13 Juli lalu. Luar biasa.
Racikan strategi pelatih anyar John Herdman terbukti ampuh. Dominasi mutlak tercipta sepanjang 90 menit. Lawan cuma diberi sedikit ruang.
Data Lapangbola mencatat penguasaan bola Indonesia mencapai 67 persen. Skuad Garuda melepaskan 23 tembakan dengan 11 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Kamboja cuma mampu membikin empat percobaan saja.
Tetapi, komposisi starting line-up justru menyajikan fenomena unik. Sembilan pemain yang turun sejak awal didominasi penggawa Persija Jakarta dan Persib Bandung. Kolaborasi dua rival historis ini berjalan sangat cair di lapangan.
Persija menyumbang nama Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, dan Shayne Pattynama. Persib mengirim Thom Haye, Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Marc Klok, serta Beckham Putra. Totalitas luar biasa.
“Servis para pemain lokal dan naturalisasi di lapangan sangat padu,” beber sang pelatih.
Thom Haye menjadi kreator serangan paling menonjol lewat torehan tiga assist. Eliano Reijnders ikut menyumbang satu assist matang untuk gol rekannya. Kombinasi maut lini tengah.
Selanjutnya, Indonesia mengemas total 480 operan sukses sepanjang laga. Angka ini jauh mengungguli Kamboja yang hanya mencatatkan 341 operan. Alur bola sangat mengalir.
Pada akhirnya, catatan impresif ini menjadi sinyal bahaya bagi kontestan lain di Grup A. Pasukan John Herdman langsung tancap gas demi memburu gelar juara. Target tinggi dipasang. (BP/CHA).













