TABANAN, Balipolitika.com- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan memastikan pengisian jabatan Sekretaris Dewan definitif sudah mendapat rekomendasi dirinya. Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa membeberkan kepastian tersebut saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).. Langkah strategis ini diambil guna menjaga sinergi pemerintahan sekaligus mengoptimalkan kinerja kelembagaan legislatif ke depan.
“Proses untuk jabatan sekretaris dprd tabanan, tinggal menunggu jadwal pelantikan,” urai Arnawa yang akrab disapa Komet itu.
Arnawa menuturkan bahwa komunikasi intensif dengan pihak eksekutif telah mematangkan kesepahaman unsur pimpinan daerah. Komunikasi terkait jabatan ini, setelah para dirinya melakukan sinkronisasi pembahasan bersama Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya. Namun pimpinan dewan menegaskan bahwa surat rekomendasi tertulis untuk posisi definitif itu belum terbit secara resmi.
“Sudah, saya melakukan koordinasi sama bupati, sudah,” tegas Arnawa.
Pihak legislatif memaparkan komitmen kuat untuk tidak terburu-buru mengisi jabatan struktural tanpa kesepakatan matang. Otoritas dewan mengonfirmasi bahwa 1 nama dari 3 kandidat terbaik dipastikan mengunci posisi strategis. Pengumuman identitas pejabat terpilih sengaja disimpan rapat demi menjaga stabilitas politik di internal parlemen.
“Dari, salah satu dari tiga orang itu pasti saya rekomendasi,” ungkap pimpinan legislatif tersebut.
Arnawa menambahkan bahwa agenda seremonial pelantikan pejabat baru paling lambat terlaksana akhir Juni 2026 ini. Keputusan final ini diambil setelah mencermati dinamika kebutuhan organisasi di lingkungan sekretariat dewan setempat. Spekulasi mengenai nama kandidat terkuat pun semakin mengerucut pasca koordinasi intensif antar pimpinan lembaga.
“Dan kalau tidak salah, kalau tidak ada aral melintang, bulan ini saya lantik,” pungkas Arnawa menyudahi keterangan.
Meskipun pejabat definitif belum dilantik secara resmi tetapi urusan administrasi internal dipastikan tidak terhambat. Posisi penting tersebut saat ini dikendalikan oleh Pelaksana Tugas I Made Agus Harta Wiguna. Penunjukan Asisten 1 Sekretariat Daerah Tabanan itu terbukti efektif menjaga ritme kerja organisasi parlemen.
Publik mencatat agenda pelantikan tersebut membengkak drastis dari jadwal awal yang dirancang pemerintah daerah. Jabatan Sekretaris Dewan awalnya direncanakan meluncur bersamaan dengan 3 kepala dinas hasil lelang jabatan. Namun Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat mendahului.
Kedua pejabat bersama Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Tenaga Kerja dilantik 29 April 2026. Keterlambatan pengisian kursi sekretaris dewan sempat memunculkan isu adanya iktikad buruk antar lembaga pemerintahan. Kondisi ini memaksa Sekretaris Daerah I Gede Susila angkat bicara mengenai posisi pemerintah daerah.
Susila membenarkan pemerintah daerah berada dalam posisi pasif menunggu surat rekomendasi resmi pimpinan dewan. Otoritas eksekutif menyatakan kesiapan penuh mengeksekusi pelantikan begitu dokumen rekomendasi diserahkan ke meja bupati. Keterangan tersebut mematahkan anggapan bahwa pihak eksekutif sengaja membuat proses seleksi berjalan lambat.
Proses seleksi oleh Panitia Seleksi sebenarnya telah memunculkan 3 nama aparatur sipil negara terbaik. Kepala Bagian Humas dan Protokol I Wayan Budi Artana meraih peringkat 1 nilai 84,14. Posisi kedua ditempati Camat Kediri I Made Surya Dharma yang sukses mengantongi nilai 84,00.
Sementara Camat Penebel I Putu Agus Hendra Manik Mastawa berada di posisi 3 nilai 80,75. Hingga kini ketiga kandidat tersebut memilih bungkam terkait kepastian figur yang mendapatkan rekomendasi final. Semua pihak kini fokus menanti keputusan tertulis pimpinan dewan yang terbit bulan ini. (BP/CHA).













