MANCHESTER, Balipolitika.com- Elliot Anderson akhirnya resmi berbaju Manchester City. Pembelian mahar 116 juta poundsterling itu tuntas diperkenalkan di Etihad Stadium, Jumat (24/7).
Gelandang timnas Inggris itu langsung meneken durasi kontrak lima tahun. Kepastian kepindahan sesuai regulasi transfer Premier League. Proses administrasi beres penuh. City mengikatnya erat.
“Saya bertekad pindah sejak awal,” tegas Anderson saat jumpa pers.
Negosiasi terbilang sangat alot. Nottingham Forest melepas bintang utamanya. City sebenarnya mengunci kesepakatan prinsip awal bulan ini. Kini seluruh dokumen sah di mata otoritas liga. Langkah spektakuler dibuat manajemen. Nilai transfernya fantastis.
Dua musim lalu ia berseragam Forest usai hengkang dari Newcastle United pada 2024. Penampilannya terbukti meroket tajam. Sumbangsihnya membawa Forest finis peringkat ketujuh Premier League 2024-2025. Performa impresif berlanjut di Eropa.
Mereka bahkan menembus semifinal Liga Europa. Catatan itu mengilap. Meski Forest terseok menghindari degradasi pada musim 2025-2026, Anderson tetap menonjol. Angkanya luar biasa.
Statistik liga mencatat namanya di urutan teratas. Sentuhan bola hingga duel dimenangkan terbanyak. Dia jagonya merebut bola. Pelanggaran didapat juga paling tinggi.
Pemain 23 tahun itu langsung pamit lewat media sosial. Petualangan barunya dimulai. Tantangan besar kini menantinya. Anderson siap tempur.
“City klub terbesar di dunia,” beber Anderson. Skuad mereka sangat kuat. Kualitas merata di setiap lini. “Begitu mereka menginginkan saya, saya langsung siap,” kata mantan penggawa Forest itu.
Level tertinggi ingin dia jajal. Momen ini tempatnya. Sebab, lingkungan Etihad dinilai sangat kondusif bagi pengembangan pemain. Fasilitasnya lengkap. Gaya main City ia kagumi. Dominasi belasan tahun jadi alasan.
“Sukses mereka luar biasa,” puji sang gelandang.
Trofi demi trofi dibidik. Budaya juara membakar semangatnya. Kepercayaan klub ingin dibalas tuntas. Performa maksimal dijanjikan. “Merupakan kehormatan menjadi bagian klub pemenang ini,” imbuh Anderson.
Dia berjanji tampil habis-habisan. Target tinggi langsung dipasang. Singkatnya, City mendapat amunisi vital di lini tengah. Langkah matang dilakukan. Pengumuman ini meredam berbagai spekulasi transfer di media. Fokus kini beralih ke lapangan.
Debut sang pemain amat dinanti. Laga pembuka liga sudah di depan mata. Selanjutnya, Bournemouth menanti pada 23 Agustus 2026 mendatang. Pertandingan digelar di kandang. Pelatih anyar siap menurunkannya. Publik Etihad tak sabar melihat aksinya. (BP/CHA).













