TABANAN, Baliolitika.com- Sebuah perjalanan menuju Gilimanuk berubah menjadi suasana mencekam bagi Baromi setelah bagian belakang truk Hino miliknya ditabrak dengan keras. Pengemudi asal Banyuwangi tersebut terkejut karena guncangan kuat muncul saat kendaraannya sedang berada dalam posisi diam di lampu merah. Ia baru menyadari adanya kecelakaan parah setelah melihat seorang remaja dan sepeda motor Yamaha NMax sudah terkapar di aspal jalan.
“Sebelum kejadian pengemudi truk Hino datang dari arah timur dan berhenti karena posisi lampu lalu lintas menunjukkan warna merah,” tutur Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata, Kamis (15/1/2025).
Laju sepeda motor yang sangat kencang membuat benturan pada bodi truk tidak terhindarkan meskipun kondisi jalan saat itu cukup terang. Kerusakan material pada motor korban diperkirakan mencapai dua setengah juta rupiah dengan kondisi dek depan yang pecah berkeping-keping. Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan membuat sketsa gambar guna memastikan posisi akhir kedua kendaraan yang terlibat laka.
“Unit truk Hino bernomor polisi DK-8490-DQ tidak mengalami kerusakan namun bodi depan motor Yamaha NMax bengkok dan hancur,” imbuhnya saat merinci kerugian materiil serta dampak fisik pasca-benturan keras.
Hasil pengecekan terakhir di Rumah Sakit Singasana memastikan bahwa pengendara motor telah menghembuskan napas terakhirnya tak lama setelah insiden terjadi. Pihak keluarga korban telah menerima informasi duka ini sementara sopir truk masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi pelapor di Polsek Tabanan. Kepolisian kembali mengingatkan agar seluruh pengguna jalan tidak memacu kendaraan secara berlebihan saat mendekati titik persimpangan atau lampu lalu lintas. (BP/CHA).








