BADUNG, Balipolitika.com– Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sari Sedana Luwih menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-21 Tahun Buku 2025 di Wantilan Widya Mandala Utama, Pura Dalem Gede, Desa Adat Dalung, Kuta Utara, Badung, Minggu, 8 Februari 2026.
RAT kali ini tergolong spesial karena dihadiri Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Bali, I Nyoman Suwirta.
Mantan Bupati Klungkung 2 periode yang dikenal sebagai tokoh koperasi di Bali ini mengapresiasi KSP Sari Sedana Luwih sebagai koperasi yang sehat.
Suwirta mengajak pengurus KSP Sari Sedana Luwih melakukan inovasi karena banyak tantangan sekaligus peluang ke depan, contohnya peluang mengembangkan toko berjejaring.
“Dengan adanya Perda Provinsi Bali tentang Pengaturan Toko Berjejaring, menjadi kesempatan yang sangat bagus bagi koperasi untuk menggarap sektor riil. Oleh sebab itu, pemberdayaan anggota KSP Sari Sedana Luwih bisa lebih ditingkatkan kapasitasnya, sehingga dapat menggarap sektor riil yang ada di wilayah Dalung,” jelas Suwirta.
Ia sekaligus membagikan pengalaman panjangnya mengurus Koperasi Srinadi di Klungkung.
Hampir semua peluang berhasil digarap dengan baik di mana Koperasi Srinadi berkembang pesat dan berhasil menguasai sektor perekonomian di tanahnya sendiri.
“Kami dirikan toko bangunan, water boom, hingga usaha penyiaran (radio). Saya baca dulu apa kebutuhan warga Klungkung. Setelah itu kami dirikan unit usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” kenang Suwirta yang mengawali karir sebagai kolektor tabungan koperasi itu.
“Saya juga berharap koperasi yang ada sekarang dapat berkolaborasi dengan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Karena, salah satu prinsip koperasi adalah kerja sama antar koperasi,” tegasnya.
Dari sisi kepengurusan yang melibatkan pula perangkat pemerintahan desa, KSP Sari Sedana Luwih dinilai punya legitimasi kuat sehingga anggota tidak perlu khawatir.
“Bila perlu ke depan harus ada pengurus yang bertarung di pilkada atau pileg. Jangan anti terhadap politik karena kerangka negara kita ini politik. Justru kalau duduk di politik, bisa merancang kebijakan yang pro koperasi. Sektor yang sudah teruji tanggung di berbagai krisis,” katanya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Ketut Meniarta, S.STP., M.Si.
Ia berharap KSP Sari Sedana Luwih dapat bersinergi dengan koperasi desa merah putih.
Berbagai fasilitas yang diberikan oleh pemerintah kepada koperasi desa merah putih, tentunya akan berdampak kepada koperasi yang sudah ada.
Ketut Meniarta menambahkan Provinsi Bali sudah melakukan transformasi ekonomi melalui Program Ekonomi Kerthi Bali di mana koperasi menjadi salah satu sektor tumpuan dari ekonomi kerthi Bali.
Oleh sebab itu, untuk memperkuat fundamental ekonomi Bali tentu harus menguatkan koperasi melalui sektor riil.
RAT ke-21 KSP Sari Sedana Luwih semakin meriah karena diisi undian berhadiah dua unit sepeda motor Yamaha Filano dan berbagai hadiah hiburan menarik lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Manajer KSP Sari Sedana Luwih, I Gusti Agung Ngurah Darma Susila, SE., M.Si., menjelaskan RAT ini bertujuan untuk melaporkan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas selama satu tahun.
RAT kali ini dihadiri oleh 706 anggota yang telah memenuhi syarat.
Di samping itu, dalam RAT ini KSP Sari Sedana Luwih juga membuat program kredit dengan bunga ringan, yakni pinjaman Rp10 juta tanpa jaminan yang diharapkan dapat meningkatkan keaktifan para anggota.
“Kami juga membuat program kredit bunga murah, yaitu gebyar kredit 1 persen menurun per bulan. Jadi, diharapkan dapat meningkatkan keaktifan para anggota, sehingga bisa dinikmati oleh anggota sebagai pemilik koperasi itu sendiri,” ungkap Agung Darma Susila.
Menjawab tantangan membuka unit usaha baru, KSP Sari Sedana Luwih akan mengkaji kembali terkait masukan itu.
Mengingat, KSP Sari Sedana Luwih merupakan koperasi jenis simpan pinjam yang notabene membiayai atau meminjamkan dana untuk usaha-usaha dari para anggota.
“Tapi masukan dari Ketua Dekopinwil Bali sangat bagus. Karena memang koperasi di sektor riil itu berorientasi pada Koperasi Merah Putih. Jadi, kita bisa bekerja sama dengan Koperasi Merah Putih, sehingga anggota memiliki nilai lebih nantinya,” pungkasnya.
Peserta RAT juga dimanjakan dengan layanan cek kesehatan dan terapi pijat gratis dari Komunitas “Belog”.
Seluruh anggota koperasi yang hadir juga mendapatkan uang transportasi kehadiran Rp250.000 plus beras 5 kg per orang.
Pada RAT KSP Sari Sedana Luwih ke-22 tahun 2027 mendatang, pengurus berkomitmen menambah hadiah utama.
Saat ini KSP Sari Sedana Luwih telah memiliki dua kantor, yakni di Jalan Raya Padang Luwih, Dalung dan kantor cabang di Jalan Bila, Banjar Tuka, Dalung. (bp/ken)













