BADUNG, Balipolitika.com- Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta secara resmi membuka Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026.
Pembukaan ditandai dengan membunyikan Gamelan Ceng-Ceng, Jumat, 30 Januari 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan Pesamuhan Agung Pasikian Yowana Kabupaten Badung serta penyerahan Dana Kreativitas Sekaa Teruna/Yowana se-Kabupaten Badung.
Selain Penyerahan Dana Kreativitas Sekaa Teruna, pada kesempatan ini Bupati Badung juga menyematkan Insinye Kepada Sulinggih dan Bendesa Adat Baru, serta menyerahkan Hadiah kepada pemenang Lomba Ngelawar dan Hadiah Lomba MC yang dilaksanakan oleh Pasikian Yowana Badung beberapa waktu yang lalu.
Adi Arnawa seusai acara menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menarik diketahui, saat Kabupaten Gianyar yang setiap tahun mampu menghasilkan karya ogoh-ogoh super seni tidak dibantu anggaran sepeser pun dari pemerintah, Bupati Badung mengumumkan peningkatan dana kreativitas sekaa teruna atau yowana pada tahun 2026 yang sebelumnya sebesar Rp20 juta menjadi Rp40 juta.
Peningkatan dana kreativitas ini merupakan bentuk komitmen dari Pemkab Badung untuk mendorong dan membantu sekaa teruna atau yowana di Kabupaten Badung sebagai generasi muda pelestari adat, seni, serta budaya Bali.
“Mudah-mudahan dengan bantuan Rp40 juta ini sekaa teruna atau yowana semakin terbantu sehingga kreativitasnya dapat terus berkembang. Ini merupakan bagian dari upaya menjaga kearifan lokal dan budaya Bali. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan tepat. Nantinya Kepala Dinas Kebudayaan bersama jajaran juga akan melakukan sidak ke banjar-banjar untuk melihat langsung proses pembuatan ogoh-ogoh serta penggunaan dana kreativitas yang diberikan pemerintah. Saya juga berharap saat pelaksanaan Pengerupukan dan pengarakan ogoh-ogoh tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Adi Arnawa.
Selain itu, Bupati Badung juga mengumumkan peningkatan bantuan hari ulang tahun sekaa teruna atau yowana.
Jika sebelumnya sebesar Rp10 juta, mulai tahun 2026 dinaikkan menjadi Rp 20 juta.
“Kadang-kadang pada saat hari ulang tahun mereka mengadakan berbagai kegiatan, seperti lomba-lomba. Tujuannya adalah untuk memperkuat persatuan, kesatuan, dan kekompakan sekaa teruna atau yowana itu sendiri, tanpa meninggalkan budaya kita, yakni budaya Bali. Kami tetap berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan Bali,” kata Adi Arnawa.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gde Eka Sudarwitha dalam laporannya menyampaikan bahwa Bulan Bahasa Bali Kabupaten Badung tahun ini mengusung tema “Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa”.
Tema tersebut dimaknai sebagai upaya mempersatukan bahasa, aksara, dan sastra Bali agar dapat menjadi pedoman bagi diri sendiri.
“Adapun rangkaian acara pada Bulan Bahasa Bali ke-8 ini meliputi berbagai perlombaan, Festival Menulis Aksara Bali, Seminar Aksara Bali, Panggung Apresiasi Sastra, serta pameran. Kegiatan ini berlangsung dari Kamis, 29 Januari hingga Senin, 2 Februari 2026,” jelasnya.
Turut hadir Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti beserta Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung I Nyoman Graha Wicaksana, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba, Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa beserta Sekretaris I TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, Ketua DWP Kabupaten Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, Ketua Gatriwara Kabupaten Badung Nyonya I Gusti Ayu Oka, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Camat se-Kabupaten Badung, Bendesa Madya Badung Nyoman Sujapa beserta Bendesa se- Kabupaten Badung dan Ketua Sekaa Teruna se-Kabupaten Badung. (bp/ken)













