DENPASAR, Balipolitika.com- Antrabez, band yang terdiri dari Warga Binaan Lapas Kerobokan menjadi representasi nyata dari semangat perubahan.
Band yang memiliki bakat, passion, dan komitmen untuk berkarya melalui musik kembali membuktikan bahwa harapan tetap hidup — bahkan di balik jeruji dengan dukungan pihak lapas dan tenaga profesional industri musik.
“Berkarya adalah bentuk kebebasan. Musik ini adalah jendela untuk melihat masa depan kami,” ucap anggota Antrabez.
Antrabez, band yang lahir dan berkarya dari dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, secara resmi mengumumkan peluncuran single terbaru mereka berjudul “Safer Societies.”
Lagu ini menjadi simbol suara kebebasan yang tumbuh dari keterbatasan serta bukti bahwa kreativitas manusia tidak dapat dibatasi oleh ruang dan jeruji.
Proyek ini diproduksi sepenuhnya oleh Sicilia’s Label, dengan keterlibatan langsung para warga binaan berbakat yang menjadi personel Antrabez.
Musik dan lirik ditulis oleh Octav Sicilia (Sicilia’s Label) dan Shofan Kusuma Firdaus dengan arahan artistik dan standar produksi profesional industri musik modern.
Melalui “Safer Societies,” Antrabez menyampaikan pesan kuat tentang transformasi diri, kesempatan kedua, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Semua orang berhak mendapat kesempatan untuk memperbaiki hidupnya. Musik ini adalah bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari dalam diri,” ungkap Octav Sicilia, Music Director Sicilia’s Label.
Imbuhnya, “Safer Societies” sebuah karya yang memadukan nuansa alternative pop rock dengan sentuhan industrial.
Lagu ini menghadirkan karakter musik yang tegas, emosional, dan penuh energi, sekaligus membawa pesan kuat tentang perubahan, harapan, dan kemanusiaan.
“Safer Societies” menyoroti perjuangan menghadapi masa lalu sambil menatap masa depan yang lebih baik.
Liriknya merefleksikan proses refleksi, tanggung jawab, dan tekad untuk membangun kehidupan yang lebih bermakna—baik secara personal maupun sosial.
Pesan tersebut disampaikan dengan aransemen dinamis dan atmosfer yang intens, mencerminkan perjalanan batin serta semangat untuk bangkit.
Lirik “Safer Societies” menegaskan bahwa perubahan selalu dimulai dari saat ini: every time is a brand new show, everyday is a brand new world.
Setiap momen adalah kesempatan baru dan setiap hari membuka kemungkinan untuk membangun dunia yang lebih baik, tanpa dikunci oleh masa lalu.
Dengan sound of vision, lagu ini menekankan pentingnya suara yang membawa harapan dan arah, sekaligus kesadaran untuk memahami what we need, what their need—keseimbangan antara kebutuhan individu dan masyarakat.
Pada akhirnya, pesan utamanya jelas: healing heart, safer society—masyarakat yang aman hanya dapat terwujud ketika hati manusia dipulihkan melalui empati, keadilan yang berperikemanusiaan, dan kesempatan kedua.
Song Anthem WCPP
Menarik diketahui publik luas, “Safer Societies” akan menjadi lagu tema acara WCPP 2026 – World Congress on Probation and Parole.
Single ini diciptakan sekaligus sebagai lagu tema WCPP 2026 – World Congress on Probation and Parole.
WCPP adalah kongres internasional dua tahunan yang mempertemukan para ahli, pembuat kebijakan, peneliti, praktisi, dan organisasi dari seluruh dunia untuk membahas perkembangan sistem probation (pembebasan bersyarat/pengawasan komunitas) dan parole (pembebasan bersyarat setelah masa tahanan).
Kongres ini fokus pada keadilan restoratif, rehabilitasi pelaku, serta cara-cara inovatif dalam membangun masyarakat yang lebih aman dan inklusif.
Melalui “Safer Societies”, Antrabez menyuarakan nilai-nilai keadilan restoratif, hak asasi manusia, serta pentingnya pendekatan kemanusiaan dalam membangun masyarakat yang lebih aman dan lebih baik.
Dengan semangat latar belakang dan pengalaman hidup yang kuat, Antrabez menjadikan musik sebagai medium refleksi sosial dan harapan.
“Safer Societies” bukan hanya sebuah karya musik, tetapi juga pernyataan sikap tentang kemungkinan perubahan dan peran seni dalam mendorong dialog global mengenai keadilan dan masa depan.
Oleh karena itu, single “Safer Societies” dipilih sebagai lagu tema World Congress on Probation and Parole menjadi simbol bahwa suara perubahan bisa lahir dari mana saja.
Lagu ini mencerminkan semangat WCPP: menyembuhkan luka, membangun harapan, dan menciptakan masyarakat yang lebih aman melalui sebuah perubahan.
Musik ini adalah pengingat bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berubah, dan bahwa masa depan yang lebih baik dibangun melalui harapan, semangat perubahan, dan solidaritas.
Octav Sicilia menambahkan single “Safer Societies” yang dirilis pada Jumat, 16 Januari 2026 akan tersedia dalam format digital dan dapat dinikmati melalui kanal distribusi musik resmi dari Sicilia’s Label.
“Kami mengucapkan terima Kasih kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Polisi (Purn) Drs. Agus Andrianto, S.H.,M.H; Direktur Jenderal Pemasyarakatan Irjen Pol Mashudi; Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono serta seluruh pihak yang mendukung pembinaan terhadap warga binaan khususnya Antrabez di Lapas Kelas IIA Kerobokan, Bali,” tutupnya. (bp/ken)













