DENPASAR, Balipolitika.com– CR, perempuan muda berusia 26 tahun asal Kabupaten Garut Jawa Barat, ditemukan tak bernyawa alias tewas di kos-kosan Jalan Sedap Malam, Gang Rampai A Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Jumat, 2 Oktober 2026 sekitar pukul 14.10 Wita.
Tetangga korban, Gina SP (22 tahun) menduga korban menghembuskan nafas terakhir karena sakit.
Pasalnya, sehari sebelumnya, tepatnya pada Kamis, 1 Oktober 2026 sekitar pukul 21.00 Wita, korban sempat diantar ke Rumah Sakit Bros dan mendapatkan penanganan berupa suplay oksigen dan sejenisnya.
“Usai berobat, saksi dan korban langsung kembali ke kos dan korban langsung istirahat. Keesokan harinya pada hari Jumat, 2 Oktober 2026, sekitar pukul 08.00 Wita, saksi masih melihat korban tidur. Karena sakit, saksi tidak membangunkannya. Kemudian saksi ngurus anak dan sekitar pukul 13.30 wita saksi melihat korban tidak bangun-bangun. Curiga, saksi kemudian menghubungi temannya dan bersama-sama mengecek kondisi korban. Saat itu, diduga korban sudah meninggal,” ucap Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Sebelumnya, saksi Eneng Hertanti (41 tahun) menerangkan bahwa korban pada Kamis, 1 Oktober 2026 sempat menghubunginya dan mengeluh matanya sakit alias menguning.
Korban juga mengaku muntah-muntah sehingga saksi mendatangi tempat kos dan segera mengantarkan ke dokter.
“Setelah berobat di dokter korban minum obat lambung yang diberikan oleh dokter. Korban juga sempat dibawa ke Rumah Sakit Bros,” beber Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Eneng Hertanti mengetahui korban sudah meninggal dunia pasca dihubungi oleh Gina SP.
“Penyebab korban meninggal dunia diduga karena sakit. Saat ini jenazah dievakuasi ke RS Sanglah Denpasar. Pihak keluarga korban saat ini berada di Jawa Barat dan sudah dihubungi oleh saksi,” tutup Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya. (bp/ken)













