BADUNG, Balipolitika.com- Universitas Udayana (Unud) memperkuat langkah transformasi kelembagaan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) melalui pelantikan jajaran pejabat dalam struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru.
Sebanyak 213 pejabat dari 22 unit kerja di lingkungan Universitas Udayana dilantik oleh Rektor Unud dalam Upacara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat PTN-BH yang berlangsung di Auditorium Widya Sabha, Kampus Jimbaran, Kamis, 1 Oktober 2026.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola Universitas Udayana pada fase transformasi kelembagaan menuju PTN-BH sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2026.
Para pejabat yang dilantik mencakup jajaran Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, Direktur Direktorat, Kepala Satuan dan Badan, pimpinan fakultas, hingga pejabat pada berbagai unit kerja pendukung.
Dalam struktur baru tersebut, jajaran pimpinan utama Universitas Udayana terdiri atas Prof. Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D. sebagai Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan; Prof. Agoes Ganesha Rahyuda, S.E., M.T., Ph.D. sebagai Wakil Rektor Bidang Sumber Daya; Prof. Dr. Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya, S.P., M.Agr. sebagai Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Hilirisasi; Prof. Dr.Eng. Ir. Made Sucipta, S.T., M.T., IPM. sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kemitraan; serta Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes. sebagai Sekretaris Universitas Udayana.
Pada tingkat direktorat, turut dilantik Prof. Dr. Ir. I Made Alit Karyawan Salain, DEA sebagai Direktur Direktorat Pendidikan; Dr. Drs. I Wayan Santiyasa, M.Si. sebagai Direktur Direktorat Kemahasiswaan; Prof. Dr. Ir. Made Sudarma, MASc., IPU., ASEAN Eng. sebagai Direktur Direktorat Transformasi Digital; Dr. Ica Rika Candraningrat, S.E., M.M. sebagai Direktur Direktorat Aset dan Keuangan; I Gede Hendrawan, S.Si., M.Si., Ph.D. sebagai Direktur Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat; serta Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si. sebagai Direktur Direktorat Inovasi dan Hilirisasi.
Selanjutnya, Dr. Ir. Ngurah Agus Sanjaya ER, S.Kom., M.Kom. dilantik sebagai Direktur Direktorat Perencanaan dan Pengembangan; Dr. I Wayan Gayun Widharma, S.E., M.Si. sebagai Direktur Direktorat Organisasi dan Sumber Daya Manusia; Ni Putu Sri Harta Mimba, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CMA., ASEAN CPA. sebagai Direktur Direktorat Kemitraan Institusi; Dr. Ir. Ida Bagus Putu Adnyana, S.T., M.T., IPM. sebagai Kepala Badan Pengelolaan dan Pengembangan Bisnis; Prof. dr. Ni Nengah Dwi Fatmawati, S.Ked., Sp.MK., Ph.D. sebagai Kepala Satuan Penjaminan Mutu; serta Dr. I Gde Ary Wirajaya, S.E., M.Si., Ak. sebagai Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI). Pelantikan juga mencakup jajaran pimpinan fakultas, sekolah pascasarjana, subdirektorat, dan unit kerja lainnya dalam struktur organisasi baru Universitas Udayana.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Udayana menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pengisian jabatan struktural, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen bersama dalam mengawal transformasi Unud sebagai PTN-BH.
“Perubahan status menjadi PTN-BH memberikan ruang otonomi yang lebih luas untuk mengembangkan tata kelola, meningkatkan kualitas akademik, memperkuat riset dan inovasi, serta membangun kolaborasi global. Namun, otonomi bukanlah tujuan akhir, melainkan instrumen untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Rektor Unud.
Lebih lanjut, Rektor menyampaikan empat arahan utama kepada para pejabat yang baru dilantik. Pertama, kepemimpinan harus berorientasi pada kinerja dan hasil dengan menerjemahkan visi universitas ke dalam program kerja konkret yang memberikan dampak bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat.
Kedua, penguatan kolaborasi tanpa ego sektoral dengan membangun sinergi antarsatuan kerja sebagai satu ekosistem universitas. Ketiga, menjaga integritas dan akuntabilitas melalui transparansi, konsistensi, serta keteladanan dalam menjalankan amanah. Keempat, mendorong inovasi dan keberanian melakukan pembaruan dengan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, kecerdasan artifisial (AI), serta dinamika pendidikan tinggi di era global.
Sejalan dengan transformasi tersebut, Rektor mengingatkan agar pengembangan Universitas Udayana tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal Bali dan falsafah Tri Hita Karana. Nilai tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan institusi, hubungan antarmanusia, dan keberlanjutan lingkungan.
“Transformasi kelembagaan harus tetap memiliki akar yang kuat. Kemajuan dan daya saing internasional perlu berjalan selaras dengan nilai-nilai yang menjadi jati diri Universitas Udayana,” ujar Rektor.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat pada periode sebelumnya atas pengabdian, dedikasi, dan kontribusinya dalam mendukung kemajuan Universitas Udayana.
Pelantikan 213 pejabat dalam struktur organisasi baru ini menjadi bagian dari langkah Universitas Udayana dalam memperkuat tata kelola dan kapasitas kelembagaan untuk menjalankan mandat PTN-BH, sekaligus mendorong perguruan tinggi yang unggul, mandiri, berbudaya, dan semakin berdampak bagi masyarakat. (bp/ken)













