DOA DAUN TUA
untuk Pak De
awal kemarau
daun tua berdoa
“Tuhan, panjangkan umurku”
biarkan aku tinggal
menguning, mengerut
di ujung ranting
menjaga tanggal demi tanggal
lelaki paruh baya
berwajah musim kering
upahnya membeku
di meja-meja besi
di sana,
tangan-tangan halus
melumat habis keringatnya
menyedot sarinya
lalu melempar ampasnya
ke tong sampah perutnya sendiri
di tanah yang Kau titipkan,
janji-janji membusuk
di selokan
menumpuk, berulat
serupa sampah halaman
menjelma penyakit
yang tak ingin sembuh
jika aku luruh
punggungnya kian patah
menyapu sisa hidup
di bawah terik
saat perutnya berisik
menagih milik
“Tuhan, panjangkan umurku”
agar bisa kulihat
yang memotong berkah orang lain
akan terpotong seluruh hidupnya
Bungkulan, 2026
SENJA DI TAMAN LILA
mengapa kita ke sini?
di taman lila
bunga-bunga tak lagi ramai
terhempas debu jalan
dan deru kendaraan
kita baru saja melewati
jalan-jalan yang berlubang
dan papan-papan kata
yang tak selalu sama
dengan kenyataan
di selokan, air mengalir pelan
tersumbat sisa janji-janji
yang tak ditepati
seekor kucing kecil
berteduh sendiri
menunggu malam lewat
dan di sini
di taman lila ini
aku memilih
aku memilih
menjadi seperti sudut kota
yang sederhana
yang apa adanya
kuberikan padamu
sebutir jujur
sejernih air kelapa muda
tak kuberi gula
tak kuberi madu
agar terasa manis
dan dengarlah
aku ingin
tetap belajar
berkata benar
biar senja yang gerah
tak tinggal di mata kita
Singaraja, 2026
TANPA LIDAH
dari peringatan ke peringatan
yang tak matang
adalah retorika
—ketuhanan; kemanusiaan;
persatuan; kerakyatan;
keadilan sosial
di atas mimbar
kau membacanya berapi-api
tiada sudah
tanpa lidah
2025
BIODATA
Komang Sujana lahir di Desa Tajun, Bali Utara. Cangkit Dén Bukit (Mahima Institute Indonesia, 2023) adalah buku kumpulan puisi Bali modern pertamanya. Meraih hadiah Sastera Rancagé 2025 untuk buku puisi Renganis (Pustaka Ekspresi, 2024). Juga menulis buku cerita anak Tirta Tantri (Kemendikbudristek, 2024). Beberapa tulisannya dimuat di tatkala.co. Sejak Desember 2020 sebagai guru Bahasa Bali di SMPN 2 Sawan, Buleleng. Dia cukup aktif bergiat di Komunitas Mahima. Instagram: komangsujana28.











