JAKARTA, Balipolitika.com– Dr. Haji Ahmad Sahroni, S.E., M.I.Kom. menjadi salah satu anggota DPR RI yang paling diburu ribuan pendemo yang berhasil merangsek ke Gedung DPR RI di tengah guyuran hujan deras, Jumat, 29 Agustus 2025.
Hal ini sebagai imbas pernyataan politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) saat masih menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI saat kunker ke Polda Sumatera Utara, Jumat, 22 Agustus 2025.
Ahmad Sahroni yang tercatat memiliki harta kekayaan Rp328.914.784.272 merujuk LHKPN itu menilai orang yang teriak bubarkan DPR itu orang tolol sedunia.
Ahmad Sahroni menjawab demikian merespons pertanyaan awak media atas isu seruan pembubaran DPR, khususnya imbas video sejumlah anggota DPR RI joged-joged lantaran kenaikan tunjangan di Senayan.
Menurut Ahmad Sahroni legislator (DPR) memiliki fungsi vital bagi sebuah negara, antara lain membuat undang-undang, mengawasi kerja eksekutif atau pemerintah, hingga jadi perwakilan alias representasi masyarakat.
Jadi, kalau ada yang mendorong lembaga DPR dibubarkan, menurut Ahmad Sahroni itu “mental orang tertolol sedunia”.
“Catat, orang yang cuma bisa bilang bubarin DPR itu orang tolol,” ucapnya sebagaimana tersiar luas di lini media sosial, khususnya YouTube.
“Masa kita mau hidup tanpa DPR? Negara ini tidak akan jalan,” lanjutnya.
Ahmad Sahroni menekankan bahwa lembaga DPRD sangat boleh dikritik, bahkan kasar sekalipun.
“Tapi kalau sampai minta DPR dibubarkan, itu jelas salah. Tanpa DPR, negara ini pasti pincang,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Ahmad Sahroni memakai istilah orang yang minta DPR bubar dianggapnya “orang tolol sedunia”.
Kondisi ini diperparah oleh cuitan Ahmad Sahroni lewat medis sosial instagram pribadinya, yakni “Makin banyak orang tolol yang bangga akan ketololannya”.
Sontak, publik merasa seperti ditertawakan oleh wakilnya sendiri hingga akhirnya kondisi ini disebut-sebut membuat Ahmad Sahroni diduga sampai “melarikan diri” ke luar negeri sebagaimana pemberitaan di sejumlah portal media online. (bp/tim)













