MADRID, Balipolitika.com- Atletico Madrid sukses mengunci kemenangan prestisius usai menundukkan rival sekota Real Madrid dengan skor tipis 2-1 dalam laga Derby Madrileno jilid pertama La Liga musim 2026/2027 di Stadion Civitas Metropolitano, Minggu (20/9/2026) malam WIB. Tuan rumah tampil klinis memanfaatkan keunggulan jumlah pemain sejak awal paruh kedua setelah bek tengah El Real diganjar kartu merah langsung.
Tambahan tiga poin krusial ini melambungkan posisi Los Colchoneros ke peringkat kedua klasemen sementara dengan raihan 16 poin dari tujuh laga, membuntuti Barcelona di puncak. Sebaliknya, kekalahan perdana di laga derbi memaksa skuad asuhan Carlo Ancelotti melorot ke tangga ketiga dengan torehan 15 poin.
Sejak peluit mula ditiup, tempo pertandingan langsung berjalan dalam tensi panas. Real Madrid sejatinya memegang inisiatif serangan lewat penguasaan bola, tetapi Atletico merespons dengan garis pertahanan solid dan tekel-tekel keras tanpa memperlihatkan kompromi di lini tengah.
Peluang matang pertama tim tamu baru lahir di menit ke-23 saat Vinicius Junior melepaskan tembakan spekulasi di tengah kepungan bek lawan, namun si kulit bundar masih melambung di atas mistar gawang.
Tak tinggal diam atau bungkam ditekan, tuan rumah membalas lewat skema serangan balik cepat. Umpan silang Lee Kang-in sukses disambar Jonathan David, tetapi ketangguhan Thibaut Courtois di bawah mistar mampu mementahkan peluang emas tersebut.
Bola liar hasil tepisan lekas disambar Marcos Llorente dari luar kotak penalti, sebelum akhirnya dihalau Ibrahima Konate. Menjelang jeda, tendangan keras Arda Guler masih sanggup dijinakkan Jan Oblak, memaksa babak pertama berakhir kacamata 0-0.
Petaka besar bagi kubu tamu meletup delapan menit selepas turun minum. Bek tengah anyar Madrid, Dean Huijsen, melakukan pelanggaran fatal terhadap Giuliano Simeone di kotak terlarang pada menit ke-53. Tanpa ragu, wasit langsung mencabut kartu merah dari sakunya sekaligus menghadiahkan penalti bagi tuan rumah.
Alejandro Grimaldo yang maju sebagai algojo melepaskan eksekusi mendatar kaki kiri. Kendati arah bola tertebak oleh Courtois, laju deras bola membentur sudut bawah jaring gawang tanpa bisa dicegah. Skor berubah 1-0 untuk Atletico.
Hanya berselang enam menit pascakebobolan, pertahanan Madrid kian rapuh dan goyah. Melalui tusukan kilat di sektor kanan, kerja sama satu-dua antara Lee Kang-in dan Giovanni Simeone diakhiri umpan silang akurat ke muka gawang. Jonathan David yang berdiri bebas langsung menyodok bola lewat sontekan jarak dekat pada menit ke-59, menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Defisit dua gol memaksa Madrid merombak taktik dengan menarik keluar pemain sayap dan memasukkan Antonio Ruediger serta Ousmane Diomande guna menambal lubang di lini belakang. Tensi kian membengkak drastis saat Atletico terus menggempur, memaksa Courtois jatuh bangun menepis tandukan Cristian Romero.
Asa El Real sempat menyala di penghujung laga. Pada menit ke-89, Antonio Ruediger membobol gawang Oblak lewat tandukan tajam menyambut kiriman tendangan bebas Bernardo Silva, memperkecil kedudukan menjadi 1-2.
Gol telat tersebut melecut agresivitas Madrid di sisa masa *injury time*. Namun hingga peluit panjang ditiupkan pengadil lapangan, armada Diego Simeone sukses mengamankan keunggulan 2-1 di hadapan puluhan ribu pendukungnya.
Susunan Pemain:
Atletico Madrid:** Jan Oblak; Marcos Llorente, Marc Pubill (Koke 46′), Cristian Romero, David Hancko, Alejandro Grimaldo; Johnny Cardoso, Alex Baena (Ademola Lookman 67′); Giovanni Simeone, Jonathan David (Julian Alvarez 62′), Lee Kang-in.
Real Madrid: Thibaut Courtois; Marc Cucurella, Dean Huijsen, Ibrahima Konate, Denzel Dumfries; Federico Valverde, Aurelien Tchouameni (Eduardo Camavinga 70′); Vinicius Junior (Ousmane Diomande 54′), Jude Bellingham (Bernardo Silva 82′), Arda Guler (Antonio Ruediger 54′); Kylian Mbappe. (BP/CHA).













