MADRID, Balipolitika.com- Raksasa LaLiga Spanyol, Real Madrid, mulai mengambil ancang-ancang serius untuk memperkuat kedalaman poros lini tengah mereka dengan memantau langsung talenta muda Bournemouth, Alex Scott. Manajemen klub ibu kota Negeri Matador tersebut dilaporkan telah menerjunkan tim pemandu bakat (scout) ke Inggris guna mengamati perkembangan gelandang berusia 23 tahun itu sepanjang musim kompetisi 2026/2027.
Ketertarikan Los Blancos berakar dari performa impresif dan stabilitas bermain yang ditunjukkan Scott di kasta tertinggi Premier League. Penampilan konsisten pemuda berpaspor Inggris itu membuat sejumlah klub elite Eropa kepincut memasukkan namanya ke dalam daftar buruan utama jelang jendela transfer tahun depan.
Laporan media Eropa Tribal Football memaparkan bahwa pemantau bakat El Real telah berulang kali menyaksikan aksi Scott secara langsung, termasuk saat sang pemain berlaga di kompetisi antarklub Eropa. Fleksibilitas taktik yang dimiliki mantan pilar Bristol City tersebut dinilai cocok dengan cetak biru permainan sepak bola modern yang diusung kubu Santiago Bernabeu.
Kendati minat raksasa Spanyol kian terang-terangan, kubu AFC Bournemouth tidak berniat membuka pintu negosiasi secara mudah. Manajemen The Cherries menegaskan sikap tertutup untuk bursa transfer Januari mendatang dan baru bersedia duduk satu meja pada musim panas 2027 dengan banderol pelepasan mencapai 70 juta poundsterling atau sekira Rp1,4 triliun.
Pihak klub tidak bungkam perihal posisi tawar mereka yang terbilang sangat kokoh. Scott masih terikat masa bakti di Vitality Stadium hingga Juni 2028, kendati kabar yang beredar menuturkan sang pemain belum menunjukkan iktikad untuk memperpanjang durasi kontraknya.
Situasi tersebut memicu gelombang persaingan yang kian sengit di antara para peminat. Chelsea tercatat menjadi salah satu klub yang paling agresif memburu tanda tangan Scott setelah proposal resmi senilai 64 juta poundsterling yang mereka sodorkan pada musim panas 2026 lalu ditolak mentah-mentah oleh manajemen Bournemouth. Selain kubu Stamford Bridge, deretan raksasa Inggris seperti Arsenal, Liverpool, Manchester City, hingga Manchester United turut mengawasi situasinya dari kejauhan.
Nama Scott kian melambung tinggi ke panggung internasional tatkala ia dipercaya tampil sebagai pemain mula (starter) membela Timnas Inggris dalam pesta kemenangan telak 7-0 kontra Kroasia pada ajang UEFA Nations League, awal Oktober 2026.
Sayangnya, debut gemilang tersebut harus ditebus mahal. Scott dilarikan keluar lapangan akibat menderita cedera robek otot paha (hamstring) yang memaksanya menepi dari rumput hijau selama beberapa pekan ke depan.
Kondisi cedera tersebut sempat dikhawatirkan memukul performa The Cherries di tengah jadwal padat domestik dan kontinental. Namun, para pengamat bursa transfer membeberkan bahwa kendala medis jangka pendek itu sama sekali tidak melunturkan antusiasme tim-tim pemburu.
“Kualitas teknis, visi distribusi bola, serta daya jelajah Scott di usia yang baru 23 tahun menjadikannya komoditas paling bernilai untuk proyek jangka panjang klub besar,” papar salah seorang pengamat bursa transfer Eropa saat membeberkan dinamika valuasi sang pemain.
Kehadiran Real Madrid dalam perlombaan ini dipastikan bakal memanaskan peta transfer Eropa, di mana nilai pasar Scott berpotensi membengkak drastis apabila ia mampu pulih dan menjaga performa puncaknya hingga akhir musim. (BP/CHA).










