GIANYAR, Balipolitika.com– Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali melaksanakan Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” tahun 2025 di Wantilan Jaba Pura Masceti Gunung Sari Peliatan, Ubud, Senin, 15 Karangasem 2025 pagi.
Sebanyak 50 orang kader posyandu Desa Peliatan mendapatkan pembinaan dan bantuan berupa sembako yang terdiri dari 2 krat telur, 30 kilogram beras, dan 2 kotak susu.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali dan Pemkab Gianyar, Camat Ubud, Perbekel Desa Peliatan serta seluruh Kader Posyandu Desa Peliatan.
Dalam sambutannya, Ketua TP. Posyandu Kabupaten Gianyar yang diwakili Ni Wayan Sriyani selaku Sekretaris TP. Posyandu Gianyar menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali beserta jajaran di Kabupaten Gianyar.
Sriyani menyampaikan bahwa, tugas strategis Posyandu yaitu membantu perbekel/lurah melakukan pemberdayaan masyarakat, ikut serta dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
TP. Posyandu Desa Peliatan terdiri dari 10 kelompok posyandu dengan 100 orang kader posyandu.
Sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Peliatan yang meliputi Posyandu Balita, Posyandu Remaja, Posyandu Lansia, dan Posyandu Jiwa.
“Semua kegiatan Posyandu tersebut tergabung dalam kegiatan Posyandu Kesehatan, dimana didalamnya tergabung menjadi Posyandu Siklus Hidup,” ujarnya.
Dilanjutkan Sriyani bahwa secara kelembagaan TP Posyandu sudah terbentuk dan memiliki SK mulai dari TP. Posyandu Kabupaten, 7 TP Posyandu Kecamatan, dan 64 TP Posyandu Desa serta 6 Kelurahan se-Kabupaten Gianyar.
Dalam mendukung pelaksanaan kegiatan TP Posyandu di Kabupaten Gianyar telah dilaksanakan kerja sama dengan OPD terkait, sosialisasi di tingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, dilanjutkan dengan pembinaan yang dilaksanakan di desa/kelurahan, pembentukan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) dengan 6 SPM.
Pada Tahun 2025 ada 15 posyandu sebagai posyandu percontohan.
Selain itu, tahun 2025 juga Posyandu memberikan PMT pada ibu hamil dengan menggunakan dana CSR.
“Mari kita bekerja dengan tulus dan meningkatkan layanan dasar di posyandu serta penguatan posyandu secara terpadu dengan pengintegrasian layanan 6 SPM,” pungkasnya.
Narasumber dalam acara tersebut Putu Anom Agustina selaku Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali dengan paparan Transformasi Posyandu Berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. (bp/ken)













