NASIONAL, Balipolitika.com – Seorang anggota polisi, Bripda DP (19), meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis, usai mengalami tindak kekerasan di asrama Samapta Polda Sulawesi Selatan.
Korban sempat terbawa ke RSUD Daya pada Minggu pagi. Namun, ia telah meninggal dunia saat menjalani pemeriksaan medis.
Penyidik Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel, telah melakukan penyelidikan terkait dugaan penganiayaan tersebut.
Menurut keterangannya, peristiwa dugaan terjadi di dalam area asrama Samapta. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian masih dalam proses pendalaman.
Sebanyak enam anggota polisi telah melalui pemeriksaan secara intensif, untuk mengungkap fakta dan kronologi kejadian.
Perkembangan kasus ini masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang. Sungguh sangat miris sekali kejadian seperti ini. (BP/OKA)












