DENPASAR, Balipolitika.com- Penampilan Komunitas Seni Baturenggong, Banjar Delod Bale Agung, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Gong Kebyar Dewasa memukau penonton di Panggung Terbuka, Ardha Candra, Denpasar, Rabu, 8 Juli 2026.
Komposer Fragmentari Komunitas Seni Baturenggong, Banjar Delod Bale Agung, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, I Made Adi Suyoga Adnyana, S.Sn menyebut ada tiga materi ditampilkan, yakni Tabuh Lima Lawas, Tari Kreasi Masepuh, dan Fragmentari Jero Luh.
“Untuk fragmentari, kami mengangkat kearifan lokal di Desa Mengwi, tepatnya Sunan Jero Luh. Yang mana Sunan Jero Luh memiliki histori terjadi di Puri Abiansemal. Jero Luh yang nama awalnya Si Luh Punggul sebagai parekan yang sangat dipercaya dan sakti. Konon meskipun menjelang akhir hayatnya, Si Luh Punggul menyampaikan permohonan terakhir agar tapel ragde diletakan di atas jasadnya. Saat tapel menyentuh tubuhnya roh Jero Luh dipercaya menyatu secara niskala dengan tapel Ragda, yang hingga saat ini tapel Rangda ini menjadi sesuhunan di Pura Dalem Mengwi,” terangnya.
I Made Adi Suyoga Adnyana mengaku persiapan pertunjukan yang memakan waktu satu setengah jam ini membutuhkan waktu 6 bulan.
“Kami melakuan persiapan telah dimulai sejak bulan Januari 2026 hingga saat ini. Jadi kurang lebih 6 bulan lamanya,” ucapnya.
I Made Adi Suyoga Adnyana menambahkan Pemerintah Kabupaten Badung memberikan support atau dukungan sangat baik.
Ia berharap ke depan Pemerintah Kabupaten Badung lebih banyak memberi ruang kreatif, khususnya pembibitan generasi muda, baik komposer, koreografer, maupun seni jenis lainnya. (bp/ken)













