DENPASAR, Balipolitika.com– Korban Pemerkosaan Mes Kafe, KS (28) mengalami guncangan psikologis berat. Ia baru melaporkan dugaan pemerkosaan yang menimpanya beberapa pekan lalu. Peristiwa keji itu terjadi di Mes Kafe New Asri, Jalan Gunung Soputan. Korban mengaku syok dan takut atas ancaman pelaku.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, membenarkan kondisi korban. “Korban telah melapor ke Polresta Denpasar dan penyidik mendalami kondisi korban,” ujar Kompol Sukadi.
Peristiwa pilu ini terjadi pada Jumat dini hari, 31 Oktober 2025, sekitar pukul 01.00 Wita. Terlapor berinisial PAK DE J, yang bekerja sebagai petugas keamanan di kafe tersebut. Korban KS akhirnya memberanikan diri melapor pada 18 November 2025.
Pelaku diduga menggunakan modus kekerasan saat beraksi. “Terlapor membekap, mencekik, dan mengancam korban saat melakukan pemerkosaan,” tambahnya.
Korban KS saat ini tinggal di Denpasar, namun tercatat memiliki alamat di Purbalingga. Laporan korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) segera diproses. Penyidik Polresta Denpasar langsung melakukan serangkaian langkah awal.
Polisi telah mencatat keterangan lengkap dari korban. “Penyidik telah memeriksa saksi-saksi dan melengkapi administrasi penyidikan,” tegasnya.
Korban juga telah menjalani pemeriksaan medis krusial. Pemeriksaan Visum et Repertum dilakukan di RS Bhayangkara Denpasar. Hasil visum akan menjadi bukti material penting. Bukti ini akan mendukung keterangan korban.
Kasus ini menjadi sorotan setelah informasi awal menyebar di media sosial. Polresta Denpasar berjanji menangani kasus ini secara serius. Penyelidikan terus berjalan untuk memberikan keadilan bagi korban. (BP/CHA).













