BULELENG, Balipolitika.com– Warung Badendang yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika Selatan Nomor 14, Singaraja semakin menjadi pilihan masyarakat Buleleng, khususnya kaum mahasiswa.
Cita rasa sajian khas ayam badendang yang nendang plus harga ramah di kantong membuat Warung Badendang semakin eksis sejak pertama kali dibuka pada Rabu, 27 Juli 2022 silam semasa pandemi Covid-19.
Berbeda dengan olahan ayam pada umumnya, Warung Badendang mengandalkan resep turun-temurun yang langsung diracik oleh sang owner, Made Sastria Guntara alias Dek Gun (39 tahun).
Berawal dari keinginan untuk mencoba peluang usaha baru, Dek Gun mengaku mendapatkan bimbingan langsung dari mertuanya yang telah lebih dahulu mengelola usaha kuliner serupa.
Dari pengalaman tersebut, lahirlah Warung Badendang yang kini dikenal dengan menu andalannya, ayam badendang.
Selain ayam badendang, warung ini juga menyediakan menu lainnya berupa ayam goreng, sate lilit ayam, dan lumpia sebagai pelengkap; termasuk menerima pesanan khusus.
Namun, ayam badendang tetap menjadi favorit pelanggan karena menggunakan bumbu khas keluarga yang memberikan cita rasa unik dan sulit ditemukan di tempat lain.
“Saya memilih ayam badendang karena resep dari mertua memiliki cita rasa yang khas dan berbeda dibandingkan olahan ayam yang sudah banyak dijual di daerah Singaraja,” ujar Made saat diwawancarai di lokasi.
Keunikan rasa tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat pelanggan setia Warung Badendang terus bertambah.
Karena harganya ramah di kantong, Warung Badendang ini menjangkau berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pelajar SMA/SMK hingga masyarakat umum.
Lokasinya yang berada tidak jauh dari kawasan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) juga menjadi keuntungan tersendiri dalam menjangkau konsumen.
Di tengah kenaikan harga berbagai bahan pokok, Warung Badendang tetap berupaya mempertahankan kualitas makanan yang disajikan.
Menurut Dek Gun, kualitas bahan baku menjadi hal yang tidak bisa dikompromikan karena berkaitan langsung dengan kepuasan pelanggan.
“Kami selalu berusaha menjaga kualitas bahan baku dan menyajikan makanan dengan rasa yang tetap konsisten. Selain itu, kami juga berusaha memberikan pelayanan yang ramah dan cepat agar pelanggan merasa nyaman,” kata alumnus SMA Negeri 1 Singaraja dan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) itu.
Komitmen tersebut membuat Warung Badendang mampu mempertahankan kepercayaan pelanggan hingga saat ini.
Tak hanya fokus pada kualitas makanan dan pelayanan, warung ini juga terus berupaya melakukan inovasi.
Dalam waktu dekat, Dek Gun berencana menghadirkan menu baru yang masih mengusung konsep serupa dengan menu andalan saat ini, tetapi dengan variasi sambal yang berbeda untuk memberikan pilihan rasa yang lebih beragam plus nendang bagi pelanggan.
Ke depan, Dek Gun berharap Warung Badendang dapat terus berkembang dan tetap menjadi pilihan masyarakat di tengah persaingan usaha kuliner yang semakin ketat.
Ia juga memiliki keinginan untuk memperluas usahanya dengan membuka cabang di lokasi lain.
“Harapan saya, Warung Badendang bisa terus bertahan, semakin dikenal masyarakat, dan suatu saat nanti dapat membuka cabang di tempat lain sehingga lebih banyak orang bisa menikmati cita rasa khas yang kami tawarkan,” ujarnya. (bp/Winnona Ega Br Lingga/4C/PBSI/Undiksha)













