TABANAN, Balipolitika.com- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan, Nyoman Arnawa mengingatkan jajaran birokrasi pemerintah daerah agar tidak terlena. Hal ini setelah, Pemkab Tabanan, untuk kesekian kalinya kembali mendapatkan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP. Arnawa meminta, kuantitas raihan diimbangi dengan kualitas yang nyata.
Ia menuturkan, bahwa aparatur sipil negara atau ASN tetap berfokus meningkatkan mutu manajemen keuangan publik. Penegasan dari orang nomor satu di Sanggulan itu, bertujuan agar predikat administratif yang diraih sebanding dengan kondisi kesejahteraan riil masyarakat.
“Jangan terlena dengan keberhasilan mempertahankan WTP secara kuantitas,” kata Arnawa, Selasa, 9 Juni 2026.
Politisi asal Penebel ini melontarkan respons sebagai fungsi legislasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tabanan, dalam mempertahankan predikat opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.
BPK memberikan opini WTP, atas laporan keuangan pemerintah daerah. BPK menyerahkan langsung dokumen hasil pemeriksaan tahun anggaran 2025 tersebut pada Senin, 8 Juni 2026, kemarin.
“Jangan kuantitas saja, harus diimbangi dengan kualitas,” ujarnya.
Raihan prestasi bidang administrasi keuangan tersebut kini telah genap berjumlah 12 kali secara berturut-turut. Pemerintah daerah secara konsisten mampu mempertahankan nilai predikat kepatuhan akuntansi tersebut sejak periode 2014 lalu. Prosesi penyerahan laporan hasil pemeriksaan berkas keuangan itu sendiri berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Bali.
Pihak legislatif berkomitmen mendalami sejumlah poin rekomendasi perbaikan yang dikeluarkan oleh tim auditor badan pemeriksa. Evaluasi berkala tersebut meliputi aspek kesesuaian standar akuntansi pemerintahan serta kecukupan pengungkapan informasi kepada publik. Anggota dewan juga mengawasi efektivitas pelaksanaan sistem pengawasan internal pada masing-masing organisasi perangkat daerah.
“Pastinya catatan-catatan dari BPK ada,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan rasa syukur atas pencapaian kinerja kolektif tersebut. Kepala daerah memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pimpinan dinas maupun badan di lingkungan pemerintah kabupaten. Pimpinan eksekutif berjanji segera menyelesaikan segala catatan penyempurnaan dari tim eksternal demi pelayanan publik.
“Pemkab Tabanan kembali membuktikan posisinya sebagai salah satu daerah di Bali yang paling konsisten,” sebut Sanjaya.
Sanjaya menambahkan bahwa bertahannya prestasi ini menunjukkan sistem pengendalian internal instansi daerah telah berjalan baik. Manajemen pemerintah akan terus berfokus pada aspek akuntabilitas serta efisiensi penggunaan sisa anggaran belanja. Program kerja ke depan bakal menyelaraskan raihan opini dengan percepatan pembangunan infrastruktur di lapangan.
“Pemkab Tabanan kembali membuktikan posisinya sebagai salah satu daerah di Bali yang paling konsisten,” pungkas Sanjaya. (BP/CHA).












