TABANAN, Balipolitika.com- Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan berkomitmen penuh dalam mengawal peningkatan mutu dan perbaikan infrastruktur pendidikan di daerah. Hal ini dibuktikan dengan pendampingan yang dilakukan legislator di Sanggulan, saat kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq.
Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengatakan, sebagai bentuk komitmen terhadap masyarakat, ia menginstruksikan Komisi IV untuk turun melakukan pendampingan dari kunjungan Wamendikdasmen, beberapa wakttu lalu.
“Tentu sebagai upaya komitmen kami selaku Legislator wajib melakukan pendampingan atas kedatangan Wamendikdasmen. Karena itu, saya selaku Ketua DPRD Tabanan, meemrintahkan Komisi IV untuk turun (melakukan pendampingan),” kata Arnawa, Senin (7/6/2026).
Pendamoingan ini sendiri, dilakukan oleh Ketua Komisi IV DPRD Tabanan, I Gusti Komang Wastana, saat kunjungan kerja, di sejumlah titik krusial di Kabupaten Tabanan, Kamis (4/6/2026) lalu.
Wastana mengaku, bahwa pendampingan oleh legislatif ini dilakukan untuk memastikan bahwa aspirasi masyarakat terkait kondisi riil fasilitas pendidikan di Tabanan tersampaikan langsung ke jajaran pemerintah pusat. Dalam kunjungan tersebut, pihak DPRD bersinergi dengan Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Wakapolres Tabanan, serta pimpinan perangkat daerah terkait.
Wastana menyatakan, bahwa kehadiran orang nomor dua di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini menjadi momentum krusial yang memberikan angin segar bagi iklim pendidikan lokal. Pihaknya mengapresiasi kerelaan sang wamen yang tidak ragu untuk turun langsung ke lapangan memantau sekolah-sekolah yang membutuhkan penanganan darurat.
“Kehadiran Bapak Wamen ini benar-benar memberikan angin segar bagi kami di Kabupaten Tabanan. Beliau tidak hanya hadir dalam seremonial, tetapi mau turun langsung ke lapangan untuk memantau sekolah yang roboh di SD 3 Sembung Gede serta meninjau bantuan revitalisasi di SMPN 6,” ujar Wastana memberikan keterangan usai pendampingan.
Sebagai representasi rakyat, Komisi IV DPRD Tabanan menilai kunjungan kerja maraton ini sangat efektif. Rangkaian agenda diawali dengan peresmian SMP Muhammadiyah 1 Tabanan, dilanjutkan peninjauan langsung progres pembangunan pasca-ambruknya gedung SDN 3 Sembung Gede di Mandung, Kerambitan.
Rombongan juga meresmikan proyek revitalisasi SMP Negeri 6 Tabanan, menandatangani mock-up revitalisasi sekolah di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Adat Kota Tabanan, serta mengunjungi Sekolah Rakyat Tabanan di Sentra Mahatmiya Kediri.
Aksi tanggap DPRD dan jajaran Pemkab Tabanan dalam mengawal isu pendidikan ini pun memanen pujian. Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq melayangkan apresiasi tinggi atas pelayanan cepat dan sikap responsif pemerintah daerah dalam proses pengajuan perbaikan sekolah.
“Saya sangat mengapresiasi semangat inklusivitas dari pemerintah daerah Kabupaten Tabanan. Tentu ini mencerminkan semangat keterbukaan pemerintah daerah dan kesadaran bahwa urusan pendidikan tidak bisa dipikul sendiri oleh pemerintah pusat,” tutur Riza.
Sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif di Tabanan kian solid. Menanggapi hal tersebut, Bupati Tabanan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wabup I Made Dirga menegaskan, kehadiran sekolah yang layak merupakan wujud nyata komitmen bersama demi menyiapkan generasi muda yang cerdas dan berkarakter. Pemerintah daerah dipastikan akan terus memperluas akses pendidikan berkualitas dengan merangkul seluruh elemen masyarakat.
Melalui pendampigan dari DPRD Tabanan itu, diharapkan program-program strategis Presiden RI, mulai dari revitalisasi infrastruktur, perbaikan gizi anak lewat Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga peningkatan kesejahteraan guru melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG), dapat berjalan tepat sasaran guna memperbaiki ekosistem pendidikan di Kabupaten Tabanan secara berkelanjutan. (BP/CHA).










