BULELENG, Balipolitika.com– Ketut Asri Laksmi Dewi jadi bagian kedigdayaan Tim Dancesport Buleleng yang sukses torehkan prestasi membanggakan berupa 42 medali Tabanan Open III yang digelar 23–24 Mei 2026 di GOR Debes Utara, Tabanan.
42 medali Tabanan Open III itu terdiri atas 16 medali emas, 13 medali perak, dan 13 medali perunggu.
Faktor utama dalam pencapaian prestasi ini didapatkan dari hasil kerja keras atlet dan tim pendukung, termasuk KONI Buleleng yang terus memberikan dukungan dan fasilitas untuk pengembangan potensi atlet.
Rasa syukur atas keberhasilannya dalam meraih medali juga diungkapkan oleh salah satu atlet dancesport yaitu Ketut Asri Laksmi Dewi.
Ia mengungkapkan bahwa persaingan dalam kejuaraan tersebut terasa sangat ketat.
“Perasaan saya sangat bersyukur dan senang karena perjuangan pada kompetisi ini sangat berat, mengingat persaingan semakin ketat,” ujarnya.
Asri mengatakan bahwa dirinya berlatih setiap hari untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi meskipun, ditengah kesibukannya sebagai mahasiswa.
Tekad Asri dalam berlatih sangat gigih, ia bahkan tetap menyempatkan waktu berlatih dari sore hingga malam hari agar dapat tampil maksimal saat bertanding.
Pada ajang Tabanan Open III 2026, Asri berhasil meraih Juara 1 Synchronize Rumba, Juara 1 Synchronize Jive, Juara 2 Solo Umum Viennese Waltz, Juara 2 Synchronize Samba, serta Juara 2 Synchronize Chacha bersama pasangan synchronize-nya, Ni Made Nia Maylarossa.
Pada kompetisi yang akan datang, Asri menargetkan untuk meraih dua medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.
Harapan Asri untuk kedepannya semoga semakin banyak generasi muda Buleleng yang tertarik dan serius menekuni olahraga dancesport sehingga mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya berharap atlet-atlet muda Buleleng dapat berlatih dengan serius agar dapat membawa nama Kabupaten Buleleng ke jenjang nasional hingga internasional,” ujar Asri Laksmi. (bp/Fitriana/4B/Basindo/Undiksha)













