Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Politik

Cok Rat-Ponglik Turun Gunung, Bamusi Bali Lahir di Puri Denpasar

SAYAP PDIP: Pengurus Daerah (PD) Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Provinsi Bali di Puri Agung Denpasar, kediaman Anak Agung Oka Ratmadi alias Cok Rat, sesepuh PDIP Bali, Minggu, 23 Juni 2024.

 

DENPASAR, Balipolitika.com- Pengurus Daerah (PD) Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Provinsi Bali resmi terbentuk, Minggu, 23 Juni 2024.

Pelantikan pengurus salah satu organisasi sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini digelar di Puri Agung Denpasar, kediaman Anak Agung Oka Ratmadi alias Cok Rat, sesepuh PDIP Bali.

Pengurus Bamusi Bali yang dilantik di antaranya Eko Bayu Saputra (ketua), Heri Susanto (sekretaris), dan Miftakul Alex Wibowo (bendahara).

Bamusi Bali juga dilengkapi sebanyak 22 wakil ketua bidang serta wakil sekretaris dan wakil bendahara yang berasal dari berbagai ormas Islam, seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), maupun organisasi Islam lainnya.

Acara pelantikan Bamusi Bali dihadiri oleh para Ketua Pengurus Pusat (PP) Bamusi, yakni Nailah Raguan Aljufri, Indah Nataprawira dan Yayan Sopiani Alhadi.

Acara ini juga dihadiri sejumlah pengurus dan tokoh PDIP di Bali serta perwakilan pengurus ormas-ormas Islam yang ada di Bali.

Sekretaris Dewan Penasehat Bamusi Bali, I Nyoman Gde ‘Ponglik’ Sudiantara menyampaikan kepada pengurus yang baru dilantik agar lebih mampu menjiwai dan mengaktualisasi apa itu Baitul Muslimin.

Sebagai bagian dari PDIP Bali, Bamusi Bali diajak untuk berjuang bersama-sama membesarkan partai.

Ponglik menegaskan PDIP tidak menginginkan ormas sayap yang cuma ada nama, tetapi tidak berbuat.

“Saya yakin Bamusi Bali akan mampu berkontribusi positif untuk PDI Perjuangan. Tolong dikoordinasikan setiap langkah, terutama di saat hajatan politik. Tujuan pembentukan sayap adalah membesarkan partai itu sendiri,” ujarnya.

Ponglik juga mengingatkan Bamusi Bali bahwa multi-toleran merupakan roh PDIP.

Oleh karena itu, para pengurus harus mampu mengimplementasikan dalam sikap dan tindakannya bahwa Bamusi bagian dari toleransi itu sendiri.

Di sisi lain, Eko Bayu Saputra mengucapkan terima kasih telah ditunjuk sebagai Ketua Bamusi Bali.

Ia menegaskan bahwa Bamusi sebagai rumah umat muslim, namun yang diperbuat tentunya untuk bangsa Indonesia.

Dengan bergabung dalam ormas sayap PDIP, ia menyatakan siap dilibatkan dalam perjuangan untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan menjaga toleransi.

“Setelah pelantikan ini, kami akan membentuk program kerja dan menyiapkan pelantikan pengurus kabupaten/kota se-Bali,” imbuhnya.

Sementara itu, Yayan Sopiani Alhadi dari PP Bamusi berpesan kepada Bamusi Bali agar berkolaborasi yang baik dalam menjalankan program-programnya.

Sebagai sayap partai, Bamusi harus tegak lurus dengan langkah kebijakan program partai (PDIP).

Bamusi Bali juga diminta membangun komunikasi yang baik dengan ormas-ormas muslim di Bali.

“Apalagi pengurus pun berasal dari berbagai ormas Islam,” ujarnya.

Yayan juga mengajak pengurus Bamusi Bali untuk solid dalam menyongsong Pilkada Serentak 2024.

“Dalam pilkada ini, jangan sampai Bamusi beda sikap dengan PDI Perjuangan. Semoga Bali akan selamanya jadi basis PDI Perjuangan,” harapnya. (bp/ken)




Berita Terkait

Baca Juga
Close
Back to top button

Konten dilindungi!