GIANYAR, Balipolitika.com– Memaknai Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia Tahun 2025, Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) IX/Udayana, Brigadir Jenderal TNI Taufik Hanafi memimpin karya bakti pembersihan sampah di Pantai Lembeng, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Jumat, 15 Agustus 2025 pagi.
Di hadapan ratusan peserta yang sangat antusias mengikuti acara tersebut, Brigadir Jenderal TNI Taufik Hanafi membacakan sambutan Panglima Kodam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto mengajak semua pihak melakukan langkah nyata atau tindakan konkret untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
“Kita sadari bersama bahwa penanganan sampah bukanlah pekerjaan ringan. Dalam beberapa bulan terakhir, wilayah Badung, termasuk Pantai Jimbaran, Kedonganan, Kuta, dan Legian, menghadapi masalah sampah kiriman akibat perubahan arus laut. Namun demikian, berkat kolaborasi erat antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) RI, Pemerintah Daerah, TNI-Polri, hingga berbagai unsur masyarakat dan swasta, kondisi tersebut berangsur-angsur mulai teratasi,” ucap Brigadir Jenderal TNI Taufik Hanafi.
Selain di wilayah Badung Selatan, dijelaskan bahwa problematika sampah ini juga terjadi di Pantai Lembeng, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar sehingga dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karya bakti melibatkan berbagai komponen, termasuk pelajar.
“Permasalahan sampah tidak hanya terjadi di Badung. Beberapa Pantai di wilayah Gianyar, termasuk Pantai Lembeng yang akan kita bersihkan hari ini, juga menghadapi masalah serupa. Sepanjang pesisir selatan Gianyar, dari perbatasan Denpasar hingga Klungkung, sampah kiriman baik organik maupun anorganik khususnya plastik, kerap mengotori pantai-pantai kita,” tandas Brigadir Jenderal TNI Taufik Hanafi sebelum karya bakti dimulai.
Lebih jauh, Brigadir Jenderal TNI Taufik Hanafi menekankan pentingnya langkah nyata dalam mengatasi krisis sampah yang sudah menjadi bencana lingkungan di Pulau Dewata.
“Aksi pembersihan pantai ini adalah langkah nyata yang sangat bermanfaat untuk mengatasi krisis sampah yang sudah menjadi bencana lingkungan. Di samping itu, aksi bersih-bersih pantai merupakan implementasi dari semangat nasionalisme yang tidak hanya ditunjukkan melalui simbol, tetapi juga melalui tindakan konkret untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam,” tegasnya.
“Kodam IX/Udayana berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam penanganan sampah di Bali. Mari bersama-sama kita jaga alam Pulau Dewata agar tetap bersih dan lestari, sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana dan implementasi Nangun Sat Kertih Loka Bali,” tutup Brigadir Jenderal TNI Taufik Hanafi.
Tampak hadir dalam karya bakti tersebut Forkopimda Provinsi Bali, Irdam, Kapoksahli serta Danrem 163/Wira Satya, Kapusdal LH Bali-Nusra; Danlanal Denpasar serta Danlanud I Gusti Ngurah Rai; DKLH Provinsi Bali: Asrendam, para Asisten Kasdam, LO AL, LO AU serta para Dan/Kabalak Satuan Jajaran Kodam IX/Udayana.
Selain itu juga tampak hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Gianyar, Kadis LH Kabupaten Gianyar, Muspika Sukawati, Kepala Desa Ketewel dan Bendesa Adat Lembeng. (bp/ken)













