Puisi
-
Puisi-Puisi Karst Mawardi
Aerogel bukan Metafor yang Bagus untuk Mental Pekerja bahkan sama sekali tak relevan tak usah tanya mengapa cukup bayangkan dirimu…
Selengkapnya » -
Puisi-Puisi Budhi Setyawan
Sebuah Pagi yang Senja : untuk jokpin sebuah pagi yang baru menetas tiba tiba merasa amat tua lelah memberati tubuhnya…
Selengkapnya » -
Puisi-Puisi Faris Al Faisal
MEJA DAN KURSI Suatu hari, di cafe dan resto Adakalanya kita menjadi meja dan kursi yang setia Menunggu sepasang kekasih…
Selengkapnya » -
Puisi-Puisi Lusa Indrawati
Di Hari Permainan Dadu Di hari permainan dadu, kata menang disulap menjadi kalah takhta diguncang, martabat ditumbangkan. Di balik tawa…
Selengkapnya » -
Puisi-Puisi Nanang R. Supriyatin
AKU DAN KAWANKU buku yang lama tertutup, kini terbuka halamannya lembar-lembar pun tercatat dengan tinta biru ada tubuhku di sana,…
Selengkapnya » -
PUISI-PUISI IAO SUWATI SIDEMAN
KERTASKU MEMILIH TUBUHNYA aku telah menulis tujuh ratus huruf sebelum memutuskan memilih dua puluh enam nama…
Selengkapnya » -
Puisi-Puisi Aria Maulana Santi
AKU TAK INGIN MENGGENGGAM TANGAN BUDDHA Aku tak ingin menggenggam tangan Buddha Aku musafir di kota kemarau tempat doa menggumpal…
Selengkapnya » -
Puisi-Puisi Muhammad Irwan Aprialdy
MAMUIT : untuk J I toreh keningku dengan bija dari ibu jari atau ciuman dari lipatan bibirmu —sekali lagi bila…
Selengkapnya »









