MILAN, Balipolitika.com- Virgil van Dijk dilaporkan bakal segera merapat ke pelukan AC Milan. Kepindahan kapten tim nasional Belanda ini tinggal menunggu waktu saja.
Semua mata tertuju ke San Siro. Merujuk Regulasi Status dan Transfer Pemain FIFA Pasal 18 Ayat Tiga tentang Kontrak, pemain bebas bernegosiasi. Kans terbuka lebar.
Van Dijk berpotensi hijrah tanpa mahar sepeser pun. Ikatan kerjanya di Anfield tuntas pada 2027 mendatang.
Status bebas transfer menanti. Pengamat senior AC Milan Carlo Pellegatti membeberkan kepastian minat nyata dari manajemen Il Diavolo Rosso. Keyakinan itu disampaikannya langsung di Milan, Sabtu (26/9).
Sang jurnalis veteran menepis kabar miring. Minat ini asli.
Orang-orang sering menertawakan prediksi transfer saya, beber Pellegatti santai. Hal serupa sempat terjadi sebelum Zlatan Ibrahimovic mendarat di Milanello.
Peluang itu nyata. Tetapi sang palang pintu sempat berada di ambang pintu keluar markas The Reds. Masa bakti bek veteran berumur 35 tahun itu pernah nyaris rampung.
AC Milan menjadi destinasi utama buruannya kala itu. Kesepakatan personal bahkan telah tercapai.
Kenyataan berkata lain. Van Dijk akhirnya memilih bertahan di Merseyside. Ban kapten Liverpool kembali melingkar di lengannya usai melewati musim kompetisi yang melelahkan.
Sebaliknya kubu Rossoneri sama sekali belum mengibarkan bendera putih. Perburuan tanda tangan sang bek tangguh berlanjut. Pemilik AC Milan Gerry Cardinale rupanya telah menyiapkan dua skema manuver transfer sejak awal. Jalur pembelian atau gratisan.
Entah kami bayar tunai sekarang atau angkut gratis tahun depan, tegas Pellegatti mengutip instruksi Cardinale. Sikap bos Milan sangat tegas.
Van Dijk pasti tiba di kota Milan, imbuh pengamat kawakan tersebut. Cepat atau lambat.
Singkatnya rumor panas ini dipastikan memiliki landasan data yang teramat solid di lapangan. Isu bukan karangan belaka.
Saya tidak mengarang nama ini seenaknya, pungkas Pellegatti meyakinkan publik. Informasi didapat dari lingkaran dalam.
Karier Van Dijk di daratan Inggris terbilang luar biasa mewah sejak ditebus seharga 85 juta euro. Southampton melepasnya pada bursa transfer musim dingin 2018.
Ia menjelma jadi benteng kokoh. Sangat disegani penyerang lawan.
Total 380 partai kompetitif berhasil dicatatkannya bersama kubu Si Merah di pelbagai ajang bergengsi. Sumbangan 36 gol serta 16 assist lahir dari aksinya.
Produktivitasnya tergolong sangat mencolok bagi seorang pemain belakang. Lawan dibuat gentar.
Koleksi pialanya menggunung di lemari trofi. Dua trofi Premier League berhasil direngkuh.
Satu mahkota Liga Champions, Piala Super Eropa, hingga gelar Piala Dunia Antarklub pernah digenggamnya. Dua trofi Carabao Cup dan sebiji Piala FA ikut melengkapi.
Prestasi emas di Inggris. Lagipula figur pemimpin berpengalaman sangat dibutuhkan demi memperkuat barisan pertahanan skuad asuhan Paulo Fonseca. Mental juara sang bek menjadi nilai jual utama.
Komposisi pemain belakang Milan butuh suntikan sosok karismatik. Ruang ganti bakal terangkat.
Dengan demikian kepergian sang jenderal pertahanan bakal menjadi pukulan telak bagi publik Anfield. Kehilangan figur sentral.
Waktu pembuktian kini berkejaran dengan durasi masa bakti yang kian menipis di Inggris. Manajemen The Reds wajib waspada.
Rencana kepindahan ke pentas Serie A Italia kian santer terdengar di telinga suporter. Rossoneri bersiap menyambut sang pilar.
Pada akhirnya tekad kuat kubu San Siro diyakini bakal memuluskan langkah Virgil van Dijk memulai petualangan baru di tanah Italia. Babak baru menanti. (BP/CHA).













